Bupati Asahan : Vaksinasi Covid-19 Merupakan Salah Satu Upaya Pemerintah Bangkit Dari Persoalan Pandemi

 

Asahan,DP News

Untuk memastikan kegiatan vaksinasi Covid 19 berjalan dengan baik, Bupati  Asahan H.Surya,BSc  bersama Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Kajari Asahan/Mewakili, Ketua PN, Danlanal TB/AS, Danyonif 126/KC serta OPD langsung meninjau proses pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Mutiara, Puskesmas Gambir Baru dan Puskesmas Sidodadi, Selasa (6/4). 

Dalam kesempatan peninjauan vaksinasi Puskesmas yang dikunjungi oleh Bupati Asahan berpesan agar warga yang telah divaksin diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Ingat kita semua jangan lalai terhadap protokol kesehatan, biarpun telah divaksin kita harus tetap mematuhi protokol  kesehatan” ujar Surya.

Menurut Surya, bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk bangkit dari persoalan pandemi yang sudah terjadi selama satu tahun di Indonesia termasuk di Kabupaten Asahan.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat luar biasa karena tidak hanya mempengaruhi bidang kesehatan saja, tetapi juga pada semua aspek kehidupan.

Surya menyampaikan harapannya kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya, agar vandemi Covid 19 yang melanda negara kita tercinta ini khususnya di Kabupaten Asahan dapat segera teratasi, harap Surya.

Secara Terpisah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi yang juga juru bicara satuan tugas percepatan Plpenanganan Covid 19 mengatakan bahwa sasaran vaksinasi Covid 19 tahun 2021 di Kabupaten Asahan sebanyak 111.095 yang terdiri dari tenaga kesehatan 2.220, pelayanan publik 44.102, lansia (>60 tahun) 64.773.

Mantan Camat Kisaran Timur itu menjelaskan, bahwa untuk tahap I tenaga kesehatan dari 2.220 nakes yang ada sudah selesai dilaksanan vaksinasi dosis I dan dosis II artinya sudah 100 %, sedangkan untuk tahap 2 – termin I pelayanan publik termasuk TNI/Polri dari jumlah 400 vial (multidose) untuk diberikan kepada 2000 orang telah selesai dilaksanakan untuk dosis I (100%) sedangkan untuk dosis II masih berlanjut diharapkan dalam waktu dekat sudah selesai.

Sedangkan untuk tahap II -termin II diterima 600 vial (multidose) untuk diberikan kepada 3000 orang yang terdiri dari 2800 pelayanan publik dan 200 untuk lansia, dari jumlah 2800 pelayanan publik  sudah diberikan dosis I sebanyak 2.053 orang (60%) sedangkan dari jumlah 200 lansia sudah diberikan  dosis I sebanyak  127 orang, diharapkan dalam waktu dekat tahap II – termin II dapat selesai.(ZN)