Sudah 12 Tahun,APBD Asahan Anggarkan Pendidikan Tahfidz Al-Qur'an

Asahan,DP News

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) para Huffazh dan pimpinan pondok Tahfizh se-Sumatera Utara di pendopo rumah Bupati Asahan, Rabu (28/4).

Ketua LPTQ Provsu Asren Nasution mengatakan, LPTQ Provsu akan menyerap semua aspirasi dari para Huffazh dan pimpinan pondok Tahfizh se-Sumatera Utara, apalagi aspirasi tersebut untuk kemajuan para Hafizh dan Hafizhah di Sumatera Utara. 

"Kami LPTQ Provsu juga merasa bangga dengan Kabupaten Asahan, dimana pondok Tahfizh telah menjamur di Kabupaten Asahan", ucapnya.

Mengakhiri pidatonya, Asren mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara untuk menjadikan Sumatera Utara menjadi gudang para hafizh dan hafizhah.

Bupati Asahan pada pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, mengatakan, sejak tahun 1999 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan telah memfasilitasi pendidikan Tahfidz Al-Qur'an melalui dana APBD dan sudah menamatkan sejumlah 22 orang hafizh dan hafizhah, ucap Taufik.

Para hafizh dan hafizhah tersebut sekarang sudah menjadi pendiri dan pimpinan rumah Tahfidz di Kecamatan mereka masing-masing. Sampai dengan saat ini, tercatat ada 86 rumah Tahfidz di Kabupaten Asahan dengan jumlah santri putra sebanyak 2.297 orang dan santri putri 2.504 orang . 

Pemerintah Kabupaten Asahan sendiri saat ini membina 50 orang santri putra dan 10 orang santri putri yang lokasinya berada di komplek Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran dan difasilitasi melalui dana APBD Kabupaten Asahan, kata Wabup.

Wabup Taufik mengatakan, bahwa cabang Tahfidz adalah cabang yang bergengsi kedua pada event MTQ dan STQ setelah cabang Tilawah. Cabang ini juga diperlombakan sampai ke tingkat internasional. Oleh karena itu, pembinaan Tahfidz dari segi prestasi tidak hanya dimaksud untuk memberikan nama baik bagi daerah Kabupaten/Kota atau Provinsi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap prestasi bangsa dalam event MTQ internasional. Ini adalah merupakan tugas setiap Pemerintah Kabupaten/Kota beserta dengan pondok-pondok tahfidz-nya menciptakan para huffazh yang memiliki standar internasional.

Kabupaten Asahan beberapa kali pernah mengirimkan putra-putra terbaiknya mewakili Indonesia mengikuti Musabaqah Hifdzil Qur'an tingkat internasional. Mudah-mudahan dengan semakin tumbuhnya rumah rumah Tahfidz di Kabupaten Asahan, semakin banyak pula putra-putri Asahan yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Apa yang kita hasilkan dari FGD ini akan menjadi masukan bagi kami untuk mewujudkan hal tersebut

Dalam kesempatan itu, tampak hadir Ketua LPTQ Provsu, Wakil Bupati Asahan, Ketua LPTQ Kabupaten Asahan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.(ZN)