Vaksinasi Covid-19 Sampai Agustus : Targetkan 5.000 Dosis Per Hari di Eks Bandara Polonia

Medan,DP News

Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Gubsu Musa Rajeckshah, Danlanud Soewondo Pnb JH Ginting S dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman tinjau vaksinasi massal  di Eks Bandara Polonia Medan, Sabtu (26/6).

Sebelumnya, dijelaskan Erick, Kementerian BUMN telah menyelenggarakan vaksinasi massal di 4 kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.Hasil yang di peroleh juga luar biasa sebab masyarakatnya sangat antusias mengikuti vaksinasi massal tersebut.
"Kementerian BUMN telah menyuntik sebanyak 1,6 juta dosis untuk di 4 kota tersebut. Saat ini penugasannya vaksinasi massal Kementerian BUMN dialihkan ke Kota Medan. Mudahan-mudahan dengan target 5000 vaksinasi perharinya dapat dicapai dan kalau 1 bulan bisa mencapai 150.000 vaksinasi. Apalagi, vaksinasi ini dapat diikuti oleh semua umur yang dapat di vaksin.
"Kementerian BUMN juga mengadakan pelayanan obat-obatan karna kita tahu tidak mungkin kita melawan Covid 19 tanpa adanya terapi. Memang obat Virus Corona ini belum ada, tetapi dengan terapi yang diberikan kepada penderita Covid 19 harus ada dilakukan apakah memberikan vitamin C, vitamin Dsampai terapi obat yang lainnya sudah kita cek dan Insya Allah cukup," ungkapnya.
Wakil Gubernur, acara vaksin yang dimulai 26 Juni sampai 2 bulan ke depan dengan target 5000 orang per hari diharapkan dapat menjadi satu solusi untuk mengatasi penyebaran Covid 19 di Sumut. Dirinya juga menjelaskan, saat ini di tengah-tengah masyarakat masih banyak informasi yang salah mengenai vaksinasi. 
"Vaksin ini bukan berarti kita tidak terkena Covid 19, kemungkinan terkena Virus Covid 19 pasti ada tetapi ada perbedaan antara orang yang tidak di vaksin dengan yang di vaksin. Perbedaannya adalah yang telah divaksin tidak parah jika terpapar dan bisa saja dia sembuh secara mandiri dari pada orang yang tidak di vaksin. Ini sangat penting dan harus kita sampaikan kepada masyarakat supaya tidak terjadi lagi terjadi kesalahan informasi.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota yang juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN sebab Kota Medan menjadi salah satu penerima vaksin terbanyak se Indonesia. 
"Saat ini tingkat BOR (Bed Occupancy Ratio) di Kota Medan telah menurun. Sekali lagi kami (Pemko Medan) mengucapkan terima kasih atas dilakukannya vaksinasi ini. Dengan dilakukannya vaksinasi massal ini, saya berharap perekonomian di Kota Medan dapat kembali pulih," pungkasnya.(rd)