Antonius Tumanggor Usulkan Setiap Lingkungan Ditangani 2 Petugas Pengangkut Sampah

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor mengatakan untuk mendukung program kebersihan di Kota Medan perlu dipikirkan menambah petugas pengangkut sampah di setiap lingkungan.Selain itu juga perlu penambahan kereta pengangkut sampah.

Hal itu dikatakan Antonius saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolahan Persampahan Kota Medan di Jalan Danau Melintang Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, Sabtu (10/7).

Sosialisasi dihadiri perwakilan Dinas Kebersihan dan Pertamanan,pihak Kecamatan Medan Barat,Kelurahan Sei Agul dan ratusan masyarakat di Dapil 1 meliputi Medan Baru,Medan Petisah,Medan  Barat dan Medan Helvetia.

Menurutnya,program unggulan Walikota Medan M Bobby Afif Nasution harus didukung  tenaga lapangan dan peralatan.Makanya,kalau saat ini, 2001 lingkungan dengan 2 petugas pengangkut sampah per lingkungan tentu sangat membantu penangan sampah secara keseluruhan.  

Dewan yang duduk di Komisi IV ini juga menyampaikan, bahwa dirinya pada setiap Sosper hampir selalu membawakan masalah persampahan.Hal itu dilakukannya untuk mendukung program Walikota Bobby Nasution di sektor kebersihan dan menangani banjir.

"Sama kita berharap, bahwa dengan gerak cepat Walikota Medan untuk menata dan merubah wajah Kota Medan, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dimasa pandemi saat ini," ucapannya.

Dan sebaliknya, sambung Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan, tanpa dukungan dari masyarakat, mustahil program tersebut dapat tercapai dengan baik.  "Terutama didalam penanganan sampah di seputaran Jalan Danau Melintang ini. Saya akan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan, untuk pengadaan tong sampah pada setiap titik pembuangan sampah sementara disekitar sini," jelasnya.

Disamping itu, lanjut Sekjen IPK Sumut ini, Walikota Medan M Bobby Afif Nasution, terus giat membersihkan parit dan sungai dari tumpukan sampah. "Terutama pada aliran Sungai Deli, Bederah yang kerab menimbulkan banjir. Sehingga nantinya air sungai tersebut mengalir lancar dan nantinya bisa dimanfaatkan warga sekitar," tuturnya.

Sementara itu perwakilan UPT Dinas Kebersihan Medan Barat Daulay kembali menjelaskan lebih rinci, Perda No. 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah dan diharapkan kesadaran warga tidak membuang sampah sembarangan semakin berkurang.

"Di Perda ini sudah dijelaskan berbagai hal tentang pengelolaan sampah di Medan. Perda inilah yang menjadi acuan kita dalam mengelola sampah. Jadi diharapkan nantinya, tong sampah yang tersedia nantinya dapat dirawat dengan baik,.

Sedangkan P Manulang, warga Jalan Danau Melintang mengugkapkan rasa bangganya karena memiliki seorang perwakilan di gedung dewan, yang peduli akan keluh kesah warganya selama ini.

"Untuk itulah, untuk kesekian kalinya kami mempercayakan lembar aspirasi tersebut kepada bapak Antonius Tumanggor. Agar nantinya bisa dibahas bersama teman dewan yang lainnya di lembaga legislatif Kota Medan tersebut," pungkasnya.

Pada kesempatan itu Antonius berjanji akan memperjuangkan pengadaan tong sampah di sekitar Jalan Melintang.Saya usahakan sebelum bulan Desember,10 tong sampah akan diberikan untuk sekitar Jalan Danau Melintang.

Sebelum acara sosialisasi berakhir,perwakilan warga Pandiangan mengucapkan terima kasih atas sudah diaspalnya Jalan Danau Melintang yang menghubungkan ke Jalan Danau Batur dan Jalan Danau Singkarak.Sekaligus disampaikan aspirasi tertulis dari warga kepada anggota dewan Antonius Devolis Tumanggor.(rd)