Minum Air Putih Setelah Makan Ganggu Pencernaan...... ?: Itu MITOS....

Jakarta,DP News

Sebagian orang menghindari minum air putih setelah makan lantaran dianggap dapat mengganggu proses pencernaan.Benarkah minum air putih setelah makan tidak baik untuk proses pencernaan?

Anggapan ini ternyata hanyalah mitos belaka. Dokter spesialis gizi Samuel Oetoro mengatakan minum air putih setelah makan justru baik untuk kesehatan.

"Minum air putih setelah makan justru baik karena membantu kerja lambung melumatkan makanan," kata Samuel saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (26/7).

Samuel menjelaskan air putih tidak akan mengganggu proses kimiawi sistem pencernaan dalam mencerna makanan.Air putih akan membantu kerja mekanik lambung yang bertugas melembutkan makanan.

Cara kerja sistem pencernaan terbagi ke dalam dua hal. 

Pertama sistem pencernaan mekanik yakni mulut dan lambung.Pada sistem mekanik di mulut, makanan dilumatkan dengan cara mengunyah, kemudian makanan kembali dilembutkan di dalam lambung dengan asam lambung dan bantuan air.

"Setelah makanan halus seperti bubur, otot di bawah lambung yang menuju usus 12 jari akan perlahan terbuka dan makanan masuk ke sana sedikit-sedikit," kata Samuel.

Makanan yang tiba di usus akan dicerna secara kimiawi.Proses ini dibantu oleh enzim yang ada pada usus. Enzim amilase pada usus akan memecah karbohidrat,lipase memecah lemak, dan protease akan memecah protein.

Setelah terjadi reaksi kimiawi tersebut, makanan terpecah dan diserap tubuh. Kandungan zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral akan dibawa darah ke seluruh tubuh setelah makanan melalui tahap ini.

Selain itu, anggapan yang menyebut air akan mengganggu proses pencernaan karena dapat melarutkan enzim sepenuhnya keliru. Sebab enzim pencernaan ada pada usus, bukan lambung.

"Teori yang mengatakan bahwa enggak boleh minum air setelah makan karena bisa melarutkan enzim itu keliru.Enzim kan ada di usus bukan di lambung, di lambung itu sistem pencernaan mekanik," jelas Samuel.

Air putih tidak akan sampai ke usus 12 belas jari sehingga tidak akan melarutkan enzim.

Samuel mengatakan, keseluruhan proses mencerna makanan ini bisa membutuhkan waktu 3-5 jam. Bergantung pada jenis makanan yang masuk ke tubuh.

Karbohidrat bisa lebih cepat dicerna, sekitar 2 jam di lambung dan melalui proses kimiawi di usus 12 jari. Sementara protein, serat, lemak, membutuhkan waktu lebih lama yakni 3-5 jam.

"Itu makanya orang bisa kenyang lebih lama kalau makan protein, lemak, serat," ucap Samuel.

Samuel menyarankan agar setiap orang minum air putih setelah makan untuk membantu mencerna makanan. Setiap orang dewasa direkomendasikan minum air putih 2 liter setiap hari.(CNNIndonesia/rd)