Bobby Heran: Dua Bulan Disurvei, Parit di Jalan Puskesmas Helvetia Belum Dikerjakan....



Medan,DP News
Warga Jalan Puskesmas Tanjung Gusta keluhkan banjir karena ketiadaan parit,mendapat reaksi Wali Kota Medan Bobby Nasution.Apa yang dikeluhkan warga terbukti, banyak drainase yang ditemui  mengalami penyumbatan, bahkan tidak sedikit salurannya terputus-putus sehingga menjadi penyebab utama terjadinya banjir di kawasan tersebut.

Saat pengecekan berlangsung,  terlihat sejumlah  warga datang menemui dan  melaporkan mengenai  tidak adanya drainase di kawasan tersebut sudah sejak dulu. 

Keluhan itu langsung ditanggapi, Bobby kemudian menelpon Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah Ali Syahputra dan mempertanyakan mengapa di kawasan itu tidak ada drainase, kalau pun ada kondisinya tersumbat.

Selanjutnya,  Bobby menginstruksikan kepada Zulfansyah agar  Dinas PU  segera melakukan pengorekan drainase agar banjir yang terjadi di daerah ini dapat  teratasi. "Miris sekali ini kondisinya, saya minta kepada Kadis untuk segera meninjau dan menindaklanjutinya sebab, sejak 2 bulan yang lalu, Dinas PU Kota Medan sudah melakukan survei ke lokasi ini namun belum dilakukan pengerjaan," kata Bobby.

Kemudian kepada  warga, Bobby mengatakan, setelah dilakukan pengecekan  akan dilanjutkan dengan perbaikan. Setelah diperbaiki, Bobby berpesan agar warga selalu  berkolaborasi bersama Pemko Medan untuk merawatnya dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase serta rutin  bergotong royong membersihkan drainase. Kepada camat, Bobby juga berpesan agar Dinas PU tak kunjung datang, segera laporkan kepada dirinya.

"Yang ngasih tau saya pak lurah dan  camat,  saya diminta kesini sama mereka berdua untuk melihat langsung. Mudah-mudahan  bisa kita kerjakan semua ini, terutama drainasenya agar  tidak banjir. Setelah diperbaiki, rawatlah drainase ini dan   jangan buang sampah sembarangan. Pak camat juga harus  kasih tahu saya, jika Dinas PU tidak datang. Sebab, kawasan ini sudah disurvey 2 bulan lalu. Masyarakatnya pasti marah kalau tidak dikerjakan," tegasnya.(rd)