Kerjasama USU: Riset Asesmen Jabatan Tinggi ASN Pemko Medan...

 

Foto: Seminar Riset Kerjasama Pemko Medan dan USU/HPM

Medan,DP News

Riset Balitbang Medan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja dan kualifikasi ASN dalam jabatan tinggi di lingkungan Pemko Medan.Untuk mendukung riset tersebut,Pemko Medan bekerja sama dengan USU melakukan riset asserment kinerja ASN guna memperoleh pemetaan terhadap ASN Pemko Medan dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang sesuai kebutuhan organisasi demi menunjang terwujudnya visi dan misi Kota Medan.

Seminar Proposal "Riset Assesment Kinerja Aparatur Sipil Negara Dalam Jabatan Tinggi di Lingkungan Pemko Medan" diseminarkan,Kamis(21/10) di Ruang Rapat II, kantor wali kota.

Seminar menghadirkan tenaga ahli yang diketuai Dr. Harmona Daulay dan anggota Husni Thamrin, S.Sos., M.S.P., serta Amalia, S.T., M.T., serta Kabid Sosial dan Kependudukan Balitbang Bahrian Effendi, S.Sos., M.Si.

"Riset ini, merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi dari Balitbang sebagai lembaga yang memberikan sumbangan pemikiran, yang akhirnya dapat dijadikan kebijakan serta program-program oleh Pemko Medan demi meningkatkan profesionalisme aparatur negara dan mewujudkan tata pemerintahan yang baik," sebut Kepala Balitbang Ir. Irwan Ritonga, M.Si. diwakili Sekretaris Balitbang Dra. Siti Mahrani Hasibuan.

Dia menyebutkan, reformasi birokrasi dalam bidang SDM aparatur diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme aparatur negara dan mewujudkan tata pemerintahan yang baik yang berorientasi untuk mendukung pembangunan daerah.

"Salah satu paradigma UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara adalah berkaitan dengan manajemen ASN yang diselenggarakan berdasarkan sistem merit dan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal-usul, maupun jenis kelamin," ungkapnya.

"Ke depan, diharapkan hasil riset ini dapat menjadi pedoman assesment kinerja ASN dalam jabatan tinggi di Pemko Medan, sehingga setiap penempatan jabatan menjadi tepat, sesuai dengan potensi dan kompetensi yang terverifikasi," harapnya.

Dalam seminar ini, tenaga ahli yang diwakili Husni Thamrin, S. Sos, M.S.P., menyampai paparan proposal riset yang kemudian mendapat masukan dan saran dari peserta seminar.

Husni Thamrin menyampaikan, ASN merupakan salah satu unsur apatur yang mempunyai peran strategis dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan nasional, karena itu harus terus meningkatkan kompetensi sehingga kinerjanya maksimal.

Rumusan masalah dalam penelitian ini, sebutnya, adalah bagaimana kinerja dan kualifikasi ASN dalam jabatan tinggi di lingkungan Pemko Medan.

Desain penelitian yang digunakan, sebutnya, adalah kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan model dominat less dominant design. Pendekatan kualitatif diletakkan sebagai pendekatan yang dominan dengan tujuan agar peneliti tidak terjebak pada kerangka pemikiran teoritik yang kaku dan streotipik, sehingga tujuan penelitian dapat dicapai. 

Sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan data kuantitatif dari responden terhadap apa yang menjadi tujuan penelitian.(rd)