Objek Wisata Danau Siombak Difungsikan Menjadi Kolam Retensi di Medan Utara...

Medan,DP News

Danau Siombak yang merupakan objek wisata di Medan Marelan bakal difungsikan sebagai kolam retensi mengurangi beban Sungai Belawan dan banjir di Marelan.

Kemen PUPR akan menyiapkan dokumen perencanaan Tahun 2022 dan dilanjutkan kegiatan penanganan di Tahun 2022 dan 2023.

Dirjen SDA Kemen-PUPR Ir Jarot Widyoko. Di Dirjen SDA menampung paparan Bobby terkait penanganan banjir di Kota Medan.

Salah satu kendala menyangkut kekurangan dana pembebasan lahan di sekitar sungai yang mengalir di Kota Medan untuk dilakukan normalisasi.Tak sedikit, kekurangan dana tersebut mencapai Rp25 miliar. 

Tim Pemko Medan kata Bobby akan melaksanakan proses sosialisasi dan pengukuran lahan di sekitar Sungai Bederah serta mediasi kepada masyarakat. Sehingga target untuk persiapan 2021 ini bisa tuntas dan proses ganti rugi lahan bisa segera dilaksanakan pada 2022.

Diketahui, untuk normalisasi sungai apalagi Sungai Bederah dibutuhkan dana besar. Normalisasi sungai adalah program utama yang diyakini akan mampu mencegah banjir di Medan.

Untuk itu, Dirjen SDA telah memastikan akan membantu pendanaan senilai Rp45 miliar. Dan Pemko Medan akan mengalokasikan jumlah yang sama untuk pengadaan lahan.

“Untuk penanganan Sungai Baderah telah dialokasikan dana konstruksi sebesar Rp45 pada Tahun 2022. Dan dana pengadaan lahan Rp45 miliar itu kita yang siapkan,” lanjut Bobby.

Kemudian kabar gembira bagi warga Medan Utara juga dibawa oleh Bobby Nasution. Itu sebab Dirjen SDA siap membantu membangun tanggul atau dinding penahan pompa dan kolam retensi termasuk pengadaan lahannya. Itu semua demi menangani banjir rob yang selama ini jadi momok warga di Belawan sekitarnya.

Untuk persoalan banjir yang melibatkan Sungai Deli, Bobby juga menjelaskan akan memperbaiki pintu air kanal di Medan Johor pada 2022.

“Jadi sebelum tersedia lahan pembebasan di areal Sungai Deli, kami akan perbaiki pintu air di Kanal Medan Johor. Bila memungkinkan juga kami minta pembangunan kolam retensi di dekat pintu air itu, kan itu lahan Dirjen SDA. Rekayasa ulang dengan pembangunan pintu air di pertemuan kanal dengan Sungai Percut juga bisa kita jajaki sehingga kanal dapat berfungsi sebagai long storage dan mengurangi beban banjir Sungai Deli,” papar Alumni Magister IPB Bogor itu.