Tim Gabungan Poldasu Selidiki Penyebab Kematian Tahanan Narkoba di Polres Taput

Foto: Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung Saat Ditanyai Wartawan di Tarutung/TS

Medan,DP News 

Tim Gabungan Polda Sumut dalami penyebab kematian salah seorang tahanan Narkoba Polres Taput.Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ronald Sipayung, SH, SIK, MH mengatakan saat ini Tim Gabungan Polda yang terdiri dari Propam, Bagian Wasidik Narkoba, Laboratorium Forensik dan Rumah sakit Bhayangkara saat ini tengah mendalami penyebab kematian seorang tahanan Narkoba di Polres Tapanuli Utara.

"Kapolda telah menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab kematian dan bagaimana proses saat penangkapan tersangka", ucapnya, Senin(18/10).

Sementara itu,Kabid Humas Polda Sumut membenarkan bahwa Tim bekerja Untuk menjawab berbagai keraguan pihak keluarga dan publik.

"Tim Propam Polda dan Bagian Wasidik akan bekerja dengan transparan, memastikan apakah penyidik betul-betul sudah menjalankan SOP nya sebagaimana Perkap 6 tahun 2019, kita tunggu hasilnya ya,"ujar Hadi.

Kapolres Taput segera merespon dengan cepat kasus kematian tahanan Narkoba dengan mendatangi keluarga dan menjumpainya di rumah duka serta mendengarkan keberatan pihak keluarga.

Kapolres mempersilahkan pihak keluarga membuat laporan pengaduan di Propam Polres Taput terkait kecurigaan atas meninggalnya Daniel Silitonga

"Pemeriksaan Tim dari Polda saat ini masih berjalan. Sudah ada 11 yang diminta klarifikasi dan keterangan diantaranya 5 penyidik Polri, 2 petugas jaga tahanan dan 4 orang teman dalam satu blok sel almarhum. Hari ini 4 orang pihak keluarga almarhum juga sedang dimintai keterangan", jelas Kapolres Taput

Lanjutnya, jika terbukti ada keprofesionalan anggota Polres Taput dalam penanganan perkara maka akan dilakukan dan diberikan tindakan tegas terhadap oknum anggotanya.

"Atas nama pimpinan Polda Sumut dan Polres Taput kami menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa serta percayakan kepada Polri proses penanganannya dan tentu secara terbuka akan kita sampaikan kepada keluarga", ucap Kapolres Taput.(TS).