Notification

×

Iklan

Iklan

Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur:Poldasu Ambil Alih,Dinas PPPA Sumut Turun Tangan

28 Desember 2021 | Selasa, Desember 28, 2021 WIB Last Updated 2021-12-28T03:01:41Z
Foto:Kadis PPPA  Sumut Nurlela/TS

Medan, DP News

Akhirnya,Polda Sumatera Utara dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprovsu turun tangan terkait kasus dugaan penganiayaan seorang anak dibawah umur di halaman minimarket Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala,Medan Johor. 

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut Nurlela mengatakan, pihaknya memiliki tugas untuk melindungi anak sesuai UU No 35 tahun 2012. Anak harus kita lindungi, perlakuan anak itu ada sesuai regulasi tersebut, katanya,Selasa(28/12).

Dinas PPPA katanya memiliki tanggungjawab terhadap penanganan korban penganiayaan itu. Kami memiliki rumah aman untuk sementara, kami juga punya selter jadi disini tugas kami adalah melindungi anak,terangnya. 

Sebelumnya,Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial ini ditarik ke Polda Sumatera Utara.Setelah dilakukan gelar perkara, kasus ini ditarik penangannya oleh Ditreskrimum Polda," sebut Hadi didampingi Direskrimum Kombes Pol Tatan Dorsan Atmaja.

Ia menegaskan, Polrestabes Medan telah responsif menindaklanjuti segapa keresahan yang berkembang sesaat setelah kejadian tersebut beredar di jejaring sosial, tidak kurang 24 jam Tim Opsnal berhasil mengamankan Pelaku disalah satu cafe di Kota Medan dan membawanya untuk dilakukan pemeriksaan,

"Kurang dari 24 jam Tim yang bekerja berhasil mengamankan Pelaku, ini harus kita apresiasi karena begitu responsifnya Tim opsnal bertindak," ucap Kabid humas

Mantan Kapolres Biak Papua ini mengatakan Polda Sumut akan berkerja secara profesional untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dan mempersilahkan masyarakat mengawasi proses lanjut perkaranya.

"Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Percayakan kepada kami untuk memproses dan mendalami penanganan perkara tersebut dengan profesional dan seadil-adilnya, silahkan masyarakat mengawasi kerja para penyidik kami," ucap dia. 

Diketahui, Polrestabes Medan akhirnya mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan pengendara mobil mewah terhadap seorang anak dibawah umur yang terjadi di parkiran minimarket yang sempat viral di media sosial (medsos) Facebook (FB) beberapa hari lalu. 

Kapolrestabes Medan mengungkapkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 16 Desember lalu ketika pelaku dengan mengendarai mobil Toyota Prado warna hitam datang ke salah satu minimarket lalu menyenggol sepeda motor korban.Peristiwa itu diketahui setelah rekaman CCTV viral di media sosial," jelasnya.(TS)

×
Berita Terbaru Update