Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Medan Terkonfirmasi Omicron:Satgas Covid-19 Bakal Petakan Domisilinya....

28 Desember 2021 | Selasa, Desember 28, 2021 WIB Last Updated 2021-12-28T15:45:35Z
Foto: M Husni/DP
Medan,DP News

Satgas Covid-19 Kota Medan segera koordinasi dengan Kemenkes terkait temuan satu kasus transmisi lokal virus corona varian Omicron di Indonesia yang merupakan warga Selanjutnya tim akan melakukan pemetaan dan pengendalian di wilayah domisili yang bersangkutan.

"Sudah dikoordinasikan Dinas Kesehatan ke Kementrian Kesehatan.Selanjutnyaakan dilakukan tindaklanjut untuk melakukan pemetaan dan pengendalian di wilayah domisili yang bersangkutan",kata M Husni, Sekretaris Satgas Covid-19 Medan yang dihubungi melalui WhatsApp,Selasa(28/12) sekitar pukul 19.35 WIB.

Sebelumnya,Husni yang juga Kepala BPBD Medan itu mengatakan begitu dapat informasi, kita langsung melakukan kordinasi dengan pihak Kemenkes untuk melakukan antisipasi pencegahan ditempat tinggal warga yang dikabarkan terkonfirmasi Corona varian Omicron.

Dikatakannya, sejauh ini pihak belum mendapat kabar tempat tinggal pria yang terkonfirmasi tersebut.

Langkah selanjutnya melakukan kita telah berkordinasi dengan instansi terkait serta pihak kecamatan maupun kelurahan asal tempat pria yang dikabarkan tersebut.

Sementara itu Mardohar yang coba konfirmasi lewat WA masih belum memberi tanggapan.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers daring disejumlah media online, menyebutkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan satu kasus transmisi lokal virus corona varian Omicron di Indonesia. Pasien transmisi lokal itu merupakan laki-laki berusia 37 tahun.

Ia juga menyebutkan sampai Selasa 28 Desember terdapat 47 kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia di mana 46 kasus adalah kasus impor dan satu kasus transmisi lokal.

Dalam keterangan persnya, pasien tidak punya riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir ataupun melakukan kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri.

Pasien tersebut tinggal bersama istrinya di Medan dan mengunjungi Jakarta satu bulan sekali.Dari catatan, pasangan suami istri itu tiba di Jakarta pada 6 Desember. Kemudian, pada 17 Desember keduanya sempat mengunjungi salah satu restoran di SCBD Jakarta.

Selanjutnya, saat hendak kembali ke Medan pada 19 Desember, keduanya melakukan tes antigen. Sang suami dinyatakan positif, sementara istrinya negatif.

"Lalu dilakukan PCR pada tanggal 20 Desember dan konfirmasi Omicron didapatkan dari laboratorium pada tanggal 26 Desember," terang Nadia.

Nadia mengatakan, saat ini pasien sedang dalam proses evakuasi untuk melakukan isolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta.

Untuk mencegah perluasan penyebaran, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) untuk melakukan tracing di tempat yang sempat dikunjungi pasien di SCBD dan sekitar tempat tinggal pasien selama berada di Jakarta.

"Selanjutnya tentu akan dilakukan swab PCR kepada beberapa pegawai dan tracing kepada tenaga kesehatan dan kontak erat," kata Nadia.

Sebagaimana diketahui,menjelang Natura ini Kota Medan sudah kategori level 1 PPKM.(rd).

×
Berita Terbaru Update