Notification

×

Iklan

Iklan

Kemendag Persiapkan ‘Jalan Tol’ Mamin Indonesia Membanjiri Pasar Global

07 Agustus 2022
Foto: Pabrik Mamin Indonesia Dipersiapkan Untuk Ekspor
Jakarta,DP News

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, diperlukan dukungan pelaku usaha dalam memperkuat industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia.Untuk itu, sinergi dengan pelaku usaha harus diperkuat. Tujuannya untuk meningkatkan peluang Indonesia dalam menembus pasar global, khususnya negara-negara non-tradisional.


Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat bertemu Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman di Jakarta pada Rabu (3/8). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra.


“Produk mamin Indonesia memiliki kualitas dan peluang besar untuk terus berkembang. Untuk itu, sektor ini harus terus didukung, salah satunya dengan digitalisasi perdagangan,” kata Zulkifli Hasan.


Selain itu, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, Kemendag telah mempersiapkan ‘jalan tol’ agar produk mamin Indonesia semakin membanjiri pasar non tradisional. Salah satunya persetujuan dagang Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUEA-CEPA).


“Lewat kerja sama perdagangan dengan Uni Emirat Arab sebagai hub, saya yakin industri ini dapat semakin kontributif terhadap pendapatan negara,” ujar Zulkifli.


Sementara itu, Adhi menyampaikan permintaan kepada Mendag Zulkifli Hasan mengenai pembebasan bea masuk dan kemudahan proses importasi bahan baku industri pangan. 


“Permasalahan utama dalam industri pangan Indonesia yaitu ketersediaan bahan baku dan penolong yang sebagian besar impor seperti gula kristal rafinasi, garam industri, dan susu,” ungkapnya.(TS/R)




GPMT Diharapkan Tahan 

Jakarta, DP News

Mendag  Zulkifli  Hasan  juga  melakukan  bertemu  Gabungan Perusahaan  Makanan  Ternak  (GPMT)  yang  diwakili  Ketua  I  Johan  dan Ketua  II  Deny  Mulyono. Pertemuan membahas perkembangan industri peternakan dan perikanan Indonesia.Pada  pertemuan,  Mendag  Zulkifli  Hasan  berharap  GPMT  dapat  turut  menyokong  kebijakan  yang dikeluarkan  Kemendag,  khususnya  membantu menyediakan  pakan  untuk  meningkatkan  produksi hasil ternak. 


Pakan ternak memberikan andil terbesar dalam pembentukan harga daging ayam ras dan   telur   ayam   ras.Untuk   itu,   diperlukan langkah-langkah   stabilisasi   harga   pakan   ternak, khususnya melalui upaya stabilisasi harga dan pasokan jagung guna menjamin ketersediaan pakan dengan harga yang terjangkau bagi peternak.


“GPMT diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pakan kepada peternak mandiri. GPMT juga diharapkan sedapat mungkin menahan laju kenaikan harga pakan,”ujar  Zulkifli Hasan,Minggu(7/8). 


Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan mendorong GPMT untuk lebih banyak menyerap produksi petani dalam  negeri,  salah  satunya  komoditas  jagung.  Tujuannya,  untuk  meningkatkan  kesejahteraan petani   sekaligus   melindungi   petani   dari   tengkulak. 


“GPMT  Diharapkan  dapat  melakukan penyerapan  jagung  langsung  dari  petani  agar  dapat  meningkatkan  kesejahteraan  mereka,”tandasnya! (RaKar/s) 

























×
Berita Terbaru Update