Notification

×

Iklan

Iklan

Penertiban Bangunan di Lahan Bumper Sibolangit: Tunggu SP-3, Dilakukan Pembongkaran

24 Oktober 2022

Medan,DP News

Penertiban bangunan di lahan Bumi Perkemahan (Bumper) Sibolangit,Deliserdang,  tidak bisa dihentikan sebagai upaya mengembalikan fungsi lahan menjadi tempat pembinaan Pramuka.


Untuk itu,surat pemberitahuan pertama (SP1) untuk pengosongan lahan, Satpol PP bersama Tim Terpadu yang melibatkan TNI dan Polri akan memberikan surat peringatan kedua (SP2) kepada penggarap yang masih bertahan di lahan tersebut. Hingga surat peringatan ketiga (SP3) untuk dilakukan pembongkaran.


Penegasan itu disampaikan Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Sumatera Utara (Sumut) Mahfullah Daulay,Senin(24/10). 


Prinsipnya kata Mahfullah Pemprovsu tetap tidak menginginkan ada korban akibat pembongkaran tersebut. "Tidak ada pembongkaran yang tidak disosialisasikan dan diberitahu, SP1 sudah diberikan, masyarakat sudah mengetahui, dan dari surat tersebut juga dibolehkan membongkar secara pribadi," ujar Mahfullah tentang penertiban lahan Bumper Sibolangit di Ruang Rapat II Kantor Gubernur, Senin (24/10). 


Menurut Mahfullah, usai pemberian SP1, ada pihak ketiga yang melakukan doktrinasi kepada masyarakat untuk melakukan penolakan. Masyarakat tersebut merupakan penggarap, bukan pemilik vila bahkan ada masyarakat menggarap lahan tersebut untuk pertanian. 


"Kasihan masyarakat, dimobilisiasi untuk kepentingan kelompok tertentu, yang pasti penghalangan tersebut akan mengakibatkan benturan masyarakat dengan Satpol PP, " kata Mahfullah yang hadir bersama Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Iwan Sutani Siregar. 


Selain itu, Pemprov bersama TNI dan Polri yang tergabung dalam Tim Terpadu sudah melakukan pembongkaran bangunan yang sudah disetujui untuk dibongkar pemiliknya. Sebagai informasi, secara total ada 307 bangunan yang terdiri dari bangunan permanen dan semi permanen, yang berdiri di lahan perkemahan tersebut. 


"Sudah ada masyarakat yang  bersedia dibongkar bangunannya," ujarnya.Tumpal S/Redaksi























×
Berita Terbaru Update