Notification

×

Iklan

Iklan




6.607 Petugas Pantarlih Coklit 1.815.921 Orang Pemilih Potensial Pilkada Medan,Robbi Barus: Data Secara Akurat.....

, 09 Juli 2024
Foto: Ketua Komisi 1 DPRD Medan Robbi Barus Saat RDP Bersama KPU Medan Terkait Persiapan Jelang Pilkada 2024,Selasa(9/7)
Medan,DP News 

Sebanyak 6.607 Pantarlih sedang Coklit 1.815.921 orang pemilih sesuai Data Penduduk Potensial Pemilih (DP4) Kemendagri yang tersebar di 3.318 TPS.Dan per tanggal 9 Juli realisasi Coklit sekitar 43 persen.


Hal itu terungkap dalam RDP Komisi 1 DPRD Medan bersama KPU Kota Medan, Bawaslu Medan, Kesbangpollinmas dan Inspektorat  Medan di Ruang Komisi 1 Selasa(09/07).


Salah satu topik serius dibahas Ketua Komisi 1 DPRD Medan Robbi Barus menyangkut DPT Pilkada dan jumlah pemilih TPS.KPU dminta agar benar-benar mendata jumlah para pemilih aktif untuk Pilkada 2024 nanti dengan akurat.


Robbi Barus mengingatkan jangan terulang seperti Pilkada 2019 dimana pemilih tetap yang sudah meninggal dunia dan pindah keluar Kota tetapi namanya masih tercatat sebagai daftar pemilih.


Menanggapi hal itu,Divisi Teknis KPU Medan Taufiq Munthe menyebutkan saat ini pihaknya sedang melakukan tahapan pemutakhiran jumlah pemilihari 24 Juni - 25 Juli.


"Kalau bisa pada tanggal 20 Juli nanti sudah dilakukan coklit, kemudian kita lakukan evaluasi. Dalam tahapan coklit, kita juga telah melakukan rapat koordinasi khususnya dengan pihak Lapas dan Disdukcapil," terangnya.


Didampingi Sekretaris KPU Medan Nurdin, Saut H Sagala (Devisi Perencanaan), Bobby (Devisi SDM Parmas) dan jajaran, Taufiq menyampaikan, bahwa strategi dalam pemuktahiran data pemilih, KPU Medan melakukan berdasarkan DP4 dari Kemendagri melalui Dirjen Kependudukan.


"Hanya saja, apabila data pemilih yang sudah meninggal tidak didampingi data atau bukti dari instansi terkait dan dilampirkan pihak keluarga, maka nama pemilih tersebut tidak bisa dikeluarkan Pak. 


Namun saat pembagian C Pemberitahuan, tetap akan kita beritahukan kalau nama tersebut sudah meninggal," jelasnya.


Menyinggung data kependudukan yang hilang akibat ulah hacker,Taufiq menjawab, berdasarkan informasi yang diyerima data tersebut masih aman.Tumpal S/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |