Notification

×

Iklan

Iklan




14 Unit Alat Berat dan 23 Operator Dinas SDABMBK Medan Dikerahkan Pemulihan Pasca Bencana Aceh Tamiang

10 Januari 2026
Foto: Plt Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan 
Medan,DP News 

Untuk tahap ketiga,Dinas SDABMBK Medan 7 Januari lalu kembali kerahkan bantuan alat berat berupa 4 unit Skid Loader, satu unit kompresor dan satu unit mobil Crane membantu percepatan pemulihan pasca bencana banjir di Aceh Tamiang.Maka,total alat berat dan truk yang sudah dikirimkan sebanyak 14 unit didukung petugas operator dan supir.


Tahap pertama19 Desember lalu berupa satu unit motor grader, dua unit backhoe loader, empat unit dump trck, dan tiga unit trado yang lengkap beserta petugas operator dan supir.Tahap kedua,pada 31 Desember lalu  berangkatkan alat berat Skid Loader sebanyak 2 unit. 


Plt Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan mengatakan dalam menjalankan misi kemanusiaan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab Aceh Tamiang untuk membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, untuk efektifitas dalam bekerja ada alat berat yang sangat dibutuhkan yakni skid loader.


Menurut Gibson, alat berat yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang ini sangat membantu percepatan pemulihan pasca bencana. Petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan di beberapa titik termasuk di kantor pemerintahan.


Selanjutnya,atas permintaan Kemendagri untuk mengirimkan alat berat skid loader ke Aceh Tamiang,Walikota Medan Rico Waas menyahutinya dan kemudian Dinas SDABMBK Medan mengirimkan alat berat tersebut ke Aceh Tamiang.

Foto: Alat Berat dan Truk Dinas SDABMBK Medan Bantu Bersihkan Tumpukan Tanah di Lokasi Perkantoran di Aceh Tamiang 

"Di tanggal 7 Januari 2026 kemarin, kita kembali mengirimkan bantuan alat berat berupa empat unit Skid Loader, satu unit kompresor dan satu unit mobil Crane yang dibutuhkan untuk memindahkan material sisa banjir. Total alat berat dan truk yang dikirimkan sebanyak 14 unit ditambahkan 23 petugas operator dan supir," ujar Gibson,Sabtu(10/1).


Terkait mekanisme pembersihan,Gibson menyampaikan petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan mengikuti arahan dari Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri.


"Selama petugas dan armada yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, kami memastikan tidak mengganggu aktifitas pekerjaan Dinas SDABMBK, karena peralatan dan alat berat masih tersedia," ujar Gibson.Rumapea/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |