![]() |
| Foto: Walikota Medan Rico Waas Saat Penyerahan Secara Simbolis SPPT PBB Kepada Lurah dan Camat, Rabu(21/1) di Kantor Walikota Medan |
Walikota Medan Rico Waas ingatkan seluruh jajaran Bapenda menjaga integritas karena terkadang eggannya masyarakat membayar pajak seringkali karena bertemu oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Saya minta Bapenda dan kewilayahan harus bersih dari praktik oknum. Jika kita profesional, masyarakat pasti percaya dan sukarela membangun kotanya lewat pajak,"tandas Rico saat penyerahan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB dan Buku Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Tahun 2026 di Balai Kota Medan,Rabu (21/1).
Saat itu,Pemko Medan serahkan 542.166 lembar SPPT-PBB dengan total Rp 972.045.127.089 kepada para lurah dan Camat se-Kota Medan.Biasanya SPPT PBB diserahkan pada bulan Februari atau Maret namun tahun ini dipercepat menjadi bulan Januari.Tahun ini merupakan momentum terakhir penggunaan SPPT fisik secara masif.
Menurutnya,tahun depan akan menuju e-SPPT di tahun depan. Ini adalah langkah kita untuk lebih profesional, transparan, dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.
Sementara itu Kepala Bapenda Medan, M. Agha Novrian optimis capaian realisasi PBB tahun ini dapat tercapai,ini tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh terhadap kendala-kendala yang dihadapi pada tahun sebelumnya.
"Sebagai langkah perbaikan, Bapenda kini menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih ketat dalam pendistribusian SPPT kepada masyarakat,"jelas Agha.
Salah satu fokus utama tahun ini, bilang Agha memastikan SPPT PBB sampai ke tangan wajib pajak dalam waktu maksimal tiga bulan.Rumapea/Redaksi
