![]() |
| Foto: Jelang Idul Fitri 1447 H,Walikota Medan Rico Waas Pastikan Stok dan Harga Bapok Aman di Sejumlah Pasar, Senin (16/3) |
Jelang Idul Fitri 1347 H,harga kebutuhan pokok terpantau mengalami peningkatan seperti cabai merah walau masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sedangkan harga daging sapi masih stabil Rp135 ribu tergolong stabil pada tahun lalu di angka Rp 150 ribu – Rp155 ribu.
Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy B. Hutabarat,pihak PUD Pasar Medan meninjau langsung pasar tradisional memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar utama di Kota Medan,Senin (16/3).
Pasar tradisional Petisah menjadi pasar pertama yang dikunjungi Rico Waas dan berbincang dengan pedagang yang menjual berbagai komoditas sayuran, daging ayam, daging sapi, beras dan juga telur.Dimana rata-rata harga kebutuhan pokok relatif masih stabil.
Tidak hanya di pasar Petisah, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga meninjau Pasar Sei Sikambing dan Supermarket Berastagi yang ada di jalan Gatot Subroto.
Dari hasil peninjauan itu, Rico Waas mengatakan kondisi harga beberapa bahan kebutuhan pokok masih cukup terjaga dengan baik. Bahkan harga daging sapi lebih murah dibandingkan tahun lalu.
Walikota minta PUD Pasar untuk mengecek penyebab lonjakan cabai merah dan segera melakukan intervensi agar harga kembali ditekan seraya mengimbau kepada masyarakat Medan untuk tidak melakukan panic buying. Ia menjamin bahwa berdasarkan laporan di lapangan, pasokan pangan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Idulfitri.
Menyikapi kenaikan harga cabai merah di pasaran, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan menjelaskan salah satu strategi yang akan dilakukan adalah dengan membangun jalur komunikasi yang kuat antara pedagang pasar dengan pihak distributor. Hal ini bertujuan agar rantai pasok tetap lancar dan harga di tingkat pedagang tetap terjangkau oleh masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy B Hutabarat menjelaskan masyarakat dapat membeli 1 kg daging sapi dan 1 kg daging ayam ditambah menggunakan QRIS Rp 1 maka akan mendapatkan bonus.
"Kalau daging sapi dapat bonus karkasnya sekitar sekilo juga, Lalu kalau ayam, beli 1 kilo dapat telur 10 butir. Ini lumayan juga, tadi cukup banyak pembeliannya."bilang Rudy.
"Pak Wali Kota ingin agar pedagang tidak langsung memaksimalkan harga ke batas HET. Jika masih bisa dijual di harga menengah, misalnya Rp35.000 atau Rp36.000, itu lebih baik supaya daya beli masyarakat tetap terjaga," ujarnya.Rumapea/Redaksi8
