Notification

×

Iklan

Iklan




Pemprovsu 'Genjot' BUMDes Naik Kelas: 22 Unit Kategori Maju,1.890 Status Perintis,1.112 Unit Pemula....

08 April 2026
Foto: Kadis PMD Dukcapil Sumut Parlindungan Pane Saat Didampimgi Para Kabid Saat Paparan Program Pengembangan Desa di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut, Rabu (8/4)
Medan,DP News 

Pemprovsu terus dorong peningkatan perekonomian desa melalui penguatan Badan Usaha Milik DesaBUMDes.Dari  3.211 unit BUMDes di Sumut,tercatat 22 unit kategori maju, 1.890 unit status perintis, 1.112 unit pemula dan 187 unit berkembang.


Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Parlindungan Pane mengatakan terus mendorong peningkatan perekonomian desa melalui BUMDes. 


Pada tahun ini, kata Parlindungan Pemprov Sumut akan melatih sekitar 400 pengurus BUMDes guna meningkatkan performa ekonomi. Pelatihan tersebut mencakup aspek manajerial, keuangan, hingga pemasaran.


“Kita juga akan membentuk Klinik BUMDes Naik Kelas, baik secara daring maupun luring, dengan melibatkan para ahli sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sehingga pendapatan desa dapat meningkat,”ujar Parlindungan  saat konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut,Rabu (8/4).


Selain penguatan manajerial, Dinas PMD Dukcapil juga menggandeng Kejaksaan untuk memperkuat aspek hukum dan tata kelola administrasi desa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum para pengurus desa.


“Tiap tahun desa kita mendapat dana desa. Pemerintah ingin itu menjadi pemacu kemandirian desa, taat administrasi dan hukum. Kita bekerja sama dengan Kejaksaan melalui program Jaksa Masuk Desa. Kami harap pengurus desa menanggapi ini secara positif, karena kita tidak ingin desa-desa terus stagnan dari tahun ke tahun,” jelasnya.


Meski demikian, Parlindungan mengakui bahwa upaya ini bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.


“Kita terus menjalin kerja sama dan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi. Ini bukan pekerjaan yang mudah,”ujarnya.Rumapea/Redaksi 



| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |