Notification

×

Iklan

Iklan




UPT PLUT Kawasan PRSU Bakal 'Disulap' Menjadi Mal Layanan UMKM.....

23 Juli 2026

Foto:Kadiskopumkm  Sumut Yuliani Siregar Saat Paparan Program Prioritas Daerah Pembinaan UMKM di Sumut, Kamis(23/7) di Anjungan Dekranasda Sumut,Kantor Gubsu Kamis (23/07)
Medan,DP News 

Dinas Koperasi dan UKM Sumut tengah melakukan transformasi UPT PLUT menjadi Mal Layanan UMKM yang terintegrasi dan bakal menjadi pusat layanan perizinan, legalitas usaha, sertifikasi produk, pembiayaan, hingga berbagai layanan pendukung pengembangan usaha.


Mal Layanan UMKM juga dirancang sebagai pusat konsultasi dan pendampingan usaha, sekaligus menjadi ruang promosi produk unggulan daerah.


Kehadirannya diharapkan mampu membangun ekosistem yang mendukung kemudahan berusaha, perlindungan, dan pemberdayaan UMKM di Sumatera Utara.


"Untuk progres transformasi PLUT ini sudah renovasi tampak depan gedung, penyusunan regulasi operasional, penyusunan desain tata letak dan konsep layanan mal. Harapan kita PLUT bisa menjadi pusat pemasaran produk UMKM Sumut seperti di Bali ada Krisna, di Aceh ada Pusaka. 


Hal tersebut disampaikan Kadiskopumkm Sumut Yuliani Siregar saat paparan Program Prioritas Daerah 

Pemprovsu di bidang pembinaan Koperasi dan UMKM di Lobby Dekranasda Sumut,Kantor Gubsu,Kamis (23/7).


Dalam pembinaan Koperasi dan UMKM,

Pemprovsu memfasilitasi penerbitan 1.000 sertifikat halal secara gratis bagi pelaku usaha sebagai upaya memperluas akses pasar dan memenuhi kebijakan wajib halal untuk produk makanan dan minuman.


Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM tersebut akan diluncurkan dalam rangkaian ‘Sumut Halal Fest’ yang berlangsung pada 11-12 Agustus nanti bekerja sama dengan Bank Indonesia.


Kegiatan akan dipusatkan di UPT Pelatihan dan Layanan Usaha Terpadu (PLUT) kawasan PRSU Sumut tersebut juga akan dirangkaikan dengan workshop 1.000 UMKM Go Halal, expo produk halal, business matching pembiayaan, serta menghadirkan Halal Centre sebagai pusat layanan dan konsultasi.


Berdasarkan data tahun 2025, jumlah UMKM di Sumut telah mencapai 1,4 juta unit usaha dengan rasio kewirausahaan mencapai 4,1% dan terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.


Selain itu,kurasi UMKM berpotensi ekspor, pelatihan dan pendampingan melalui program ‘Fast Track DigiEkspor’, hingga fasilitasi manajemen, aktivasi, dan optimalisasi akun pada marketplace global.


"Untuk tahun ini kita membuka akses pasar internasional bagi 100 UMKM Sumut dengan menggunakan platform Alibaba.com sebagai marketplace global yang diharapkan mampu membuka akses pasar internasional," katanya.


Saat ini, program tersebut masih dalam tahap kurasi peserta. Penjaringan dilakukan melalui rekomendasi para pemangku kepentingan, dinas koperasi kabupaten/kota, serta pendaftaran mandiri dari pelaku UMKM.


Pemprov Sumut juga akan melaksanakan program ‘Fast Track Youngpreneur (FYP) Level Up’ yang difokuskan untuk mencetak sekaligus memperkuat wirausaha muda berorientasi ekspor. 


Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan pelaku usaha muda yang mampu bersaing di pasar internasional.Target peserta sebanyak 80 UMKM dan saat ini masih dalam tahap kurasi peserta," jelas Yuliani.Rumapea/Redaksi 




 



| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |