![]() |
| Foto: Paparan Badan Kepegawaian Provsu Difasilitasi Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Stotal,Kamis (30/4) |
Pemprovsu akan membuka penerimaan 9.759 formasi CPNS pada Tahun 2026 sesuai usulan 21 OPD.Dari total usulan, formasi terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan Sumut dengan kebutuhan 5.060 guru. Disusul UPTD Rumah Sakit Haji sebanyak 1.100 tenaga kesehatan serta Dinas Perhubungan dengan 693 tenaga teknis.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Sumut, M Taufik Tarigan di Lobby Dekranasda, Kantor Gubsu, Kamis (30/4).
Taufik menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2026 merujuk pada Surat Edaran Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 tentang kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Penerimaan CPNS ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif dan akuntabel, serta mengurangi pengangguran dan memperkuat stabilitas nasional,” katanya.
Taufik menambahkan, tahapan yang telah dilakukan Bapeg Sumut antara lain pendataan kebutuhan ASN ke seluruh OPD melalui Surat Sekda Nomor 800.1.2.2/001/III/2026 tertanggal 17 Maret 2026.
Sementara itu, per 8 April 2026, jumlah ASN di lingkungan Pemprov Sumut tercatat sebanyak 35.838 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.268 ASN telah mengikuti penilaian kompetensi (Penkom) melalui Assessment Center atau profiling ASN. Rinciannya meliputi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama 42 orang, pejabat administrator 331 orang, pejabat pengawas 618 orang, Jabatan Fungsional (JF) Ahli Madya 251 orang, JF Ahli Muda 527 orang, JF Ahli Pertama 396 orang, JF Mahir 30 orang, dan pelaksana 73 orang.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Bapeg Sumut, Muhammad Yusuf Siregar, menambahkan pihaknya telah menyurati Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut terkait ketersediaan anggaran belanja pegawai untuk CPNS baru.
“Hingga tahun 2026, belanja pegawai Pemprov Sumut belum mencapai 30% dari APBD Sumut. Namun, saat ini Bapeg masih menunggu jawaban dari BKAD. Setelah itu, baru kita sampaikan usulan formasi CPNS ke Menpan RB,” ujar Yusuf.Rumapea/Redaksi
