![]() |
| Foto: Bengkel Kapal CV Muara Putih I Diresmikan Bupati Samosir Vandiko Gultom di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan,Kamis (18/6) |
Bengkel Kapal CV Muara Putih I yang merupakan bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir diresmikan Bupati Samosir Vandiko Gultom di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6) ditandai pemukulan gong sekaligus uji coba penarikan kapal motor ke dalam fasilitas bengkel.
Momen tersebut menjadi simbol dimulainya operasional bengkel yang akan melayani perawatan dan perbaikan kapal-kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba.
Direktur CV Muara Putih I Jusman Sianturi, Plt. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Danau Toba Tora Siagian, mewakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Joel Lumban Gaol, KSOP Belawan I Regina
Sebagai daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi perairan, Samosir membutuhkan sarana pendukung yang mampu menjamin kelaikan operasional armada kapal yang melayani masyarakat maupun wisatawan.
Dengan berdirinya Bengkel Kapal Muara Putih I menjadi bukti semakin baiknya iklim investasi di Kabupaten Samosir dengan komitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar.
Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I Jusman Sianturi menjelaskan bahwa pembangunan bengkel kapal tersebut dimulai sejak Tahun 2024. Ia mengaku tergerak membangun fasilitas tersebut karena melihat belum adanya bengkel kapal permanen di kawasan Danau Toba yang mampu mendukung kebutuhan perawatan dan perbaikan armada secara profesional.
Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan Regina, menyampaikan apresiasi atas berdirinya bengkel kapal yang bergerak di bidang reparasi kapal, perahu, dan bangunan terapung tersebut.
Menurutnya, keberadaan fasilitas ini akan sangat mendukung peningkatan keselamatan pelayaran di wilayah Danau Toba.
Ia menambahkan, KSOP akan mendukung operasional bengkel melalui verifikasi teknis, termasuk pemenuhan fasilitas docking, tenaga ahli bersertifikat, serta penerapan standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, tokoh masyarakat Samosir Juang Sinaga menilai keberadaan bengkel kapal akan mendorong operator kapal untuk lebih rutin melakukan perawatan dan pemeriksaan armada sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati transportasi perairan yang lebih aman dan nyaman.Rumapea/Redaksi
