Hari Anak Nasional mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" di Samosir disemarakkan pemeriksaan kesehatan di SMP N 1 Pangururan dan sesi perlombaan di Segmen I Waterfront City Pangururan,Sabtu(25/7).
Berbagai perlombaan meliputi lomba dance tingkat SMP, vokal grup tingkat SMP, mewarnai tingkat SD kelas 1–3, puisi tingkat SD kelas 4–6,vokal solo tingkat SMP, serta pidato tingkat SMA. Wabup Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa Pemkab Samosir berkomitmen penuh bersama seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak.Anak-anak harus dilindungi dari berbagai ancaman, mulai dari kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, pernikahan usia anak, stunting, hingga ancaman siber di ruang digital. Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak selain kesehatan fisik. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak sehingga menjadi tempat berbagi cerita dan keluh kesah. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini menjadi sarana membentuk karakter anak yang kreatif, percaya diri, berprestasi, dan mampu berkompetisi secara sehat. HAN ke-42 ini juga dihadiri Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K),Kadis Kesehatan Sumut H Muhammad Faisal Hasrimy,Sekda Samosir Marudut Tua Sitinjak,Kadis P3AP2KB dr. Priska Situmorang dan Direktur RSUD Hadrianus Sinaga dr Iwan Hartono Sihaloho.Rumapea/Redaksi |
