Notification

×

Iklan

Iklan




Walikota Hadiri Rapat Paripurna DPRD Medan Mendengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

14 Agustus 2026

 

Foto: Walikota Medan Rico Waas Hadiri Rapat Paripurna DPRD Untuk Mendengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo,Jumat(14/8) di Gedung DPRD Medan 
Medan,DP News 

Walikota Medan, Rico Waas, bersama Wakil Walikota Medan, H Zakiyuddin Harahap hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka menyaksikan siaran langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8) di Gedung DPRD Medan dengan agenda penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. 


​Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua Rajuddin Sagala,H Zulkarnaen para anggota dewan 

serta Unsur Forkopimda Medan.


​Sepanjang jalannya sidang, Walikota Medan beserta jajaran tampak khidmat dan serius menyimak poin-poin krusial yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai capaian kinerja pemerintah pusat, salah satunya mengenai pertumbuhan ekonomi tertinggi. 


Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global, ekonomi Indonesia tetap tangguh. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5.61% pada kuartal I dan semester I tahun 2026. Capaian ini merupakan rekor tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sehingga pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi 2026 dapat melampaui angka 5,4% dan menyentuh target 6%.


​Tren positif investasi juga menjadi penopang utama ketahanan ekonomi nasional. Tercatat tahun 2025 investasi menembus Rp.1.931 triliun dan menyerap 2.7 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk semester I 2026, investasi mencapai Rp.1.010 triliun dengan penyerapan 1.4 juta tenaga kerja.


"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan investasi yang meningkat bukanlah tujuan utama. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," Kata Prabowo Subianto.


​Presiden juga memaparkan progres program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di samping itu, terobosan besar dilakukan melalui pembentukan Danantara untuk merestrukturisasi BUMN.


Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN tidak produktif telah ditutup. ​Perampingan ini berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp.50 triliun, dengan potensi penghematan mencapai Rp.70 triliun di akhir tahun 2026.Rumapea/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |