![]() |
| Foto: Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan Diresmikan Untuk Mengairi 82 Ha Persawahan,Sabtu(3/10) |
Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, diresmikan Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, didampingi Bupati Samosir Vandiko Gultom,Sabtu (03/10).
Sambodo juga didampingi Deputy Development Director, UKFCDO di Jakarta Freddie Brunt, Direktur Lingkungan Hidup, Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi, Direktur Kelautan dan Perikanan, Kementerian PPN/Bappenas Mohamad Rahmat Mulianda, Direktur Pangan dan Pertanian, Kementerian PPN/Bappenas Jarot Indarto, mewakili Gubernur Sumatra Utara, Kepala Bapperida Dikky Anugerah, Team Leader LCDI - OPML Arnold Sitompul, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Forkopimda Samosir.
Melalui pemanfaatan energi matahari, air Danau Toba dipompa menuju jaringan distribusi untuk mengairi lahan sawah masyarakat.
PATS berkapasitas 69,3 KW tersebut, pada kondisi penyinaran matahari yang optimal, mampu memasok sekitar 1.700 hingga 1.900 meter kubik air per hari. Fasilitas ini dirancang melayani sekitar 82 Ha sawah tadah hujan yang memberi manfaat kepada 749 petani yang sebelumnya sebagian besar hanya dapat melakukan penanaman satu kali dalam setahun. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, frekuensi tanam diharapkan meningkat dan produksi padi diproyeksikan naik dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun.
Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, mengatakan peresmian PATS menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung bagaimana perencanaan pembangunan nasional diterjemahkan menjadi aksi nyata di daerah.
Pembangunan PATS juga merupakan bagian dari kemitraan strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Inggris dalam mendorong pembangunan rendah karbon.
Keberhasilan PATS di Sibonor Ompu Ratus selanjutnya akan menjadi pembelajaran dalam pembangunan PATS di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu.
Fasilitas tersebut dirancang untuk melayani sekitar 73 hektare sawah tadah hujan dengan penerima manfaat sekitar 903 petani. Produksi padi diproyeksikan meningkat dari 96 ton menjadi sekitar 288 ton per tahun, dengan potensi penurunan emisi sekitar 7,32 ton per tahun.
Sementara itu, Vandiko menyampaikan bahwa pembangunan PATS merupakan bentuk komitmen Pemkab Samosir dalam membangun daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan mitra pembangunan, termasuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan rendah karbon.
Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kepala Bapperida Sumatera Utara Dikky Anugerah
menyebut PATS di Samosir menjadi salah satu implementasi transisi energi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Deputy Development Director UKFCDO Jakarta Freddie Brunt mengatakan pembangunan PATS merupakan bagian dari upaya mewujudkan ketahanan iklim, perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kerja sama UKFCDO dan Bappenas menunjukkan bagaimana kebutuhan air bagi petani dapat dijawab melalui teknologi bersih yang mendukung produktivitas sekaligus mengurangi emisi.
Pengelolaan PATS di tingkat masyarakat dilakukan melalui kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) PATS Mual Hangoluan. Kelembagaan ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memastikan operasional, pemeliharaan dan keberlanjutan fasilitas.
Peresmian PATS juga ditandai dengan penyematan ulos kepada rombongan Bappenas, UKFCDO dan Pemprovsu.Rel/Rumapea/Redaksi
