Hasyim: Awasi Ketat Pintu Msuk Orang Asing,Pemko Medan Cek Ketersediaan Masker


Medan,DP News
Ketua DPRD Medan Hasyim meminta Pemko Medan secepatnya mengambil langkah antisipasi  virus corona agar tidak masuk ke Kota Medan. Rumah sakit juga harus disiagakan.Demikian pula dengan ketersediaan masker juga harus cukup. Pemko harus menceking toko-toko maupun apotek apakah ketersediaan masker cukup atau tidak. Para distributor masker diingatkan agar tidak berspekulasi dengan hiruk pikuknya wabah corona ini.
Hal itu disampaikan Hasyim menanggapi sudah adanya wrga Depok yang terpapar Virus Corona
"Plt Wali Kota harus segera memastikan ketersediaan masker untuk masyarakat dalam kondisi cukup. Distributor diminta jangan berspekulasi dengan menimbun stok masker sehingga harga mahal karena sulit ditemukan di pasaran," katanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok positif terjangkit virus yang mematikan itu.
"Ini harus cepat diantisipasi agar virus corona tidak masuk ke Medan. Rumah sakit juga perlu disiagakan jika ada warga Medan yang terjangkit virus itu," kata Hasyim di Medan, Selasa (03/03/).
Menurut Hasyim, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Kesehatan sudah harus memiliki peralatan medis canggih yang bisa mendeteksi virus dan disiagakan di rumah sakit. Jika ada kejadian, pihak rumah sakit sudah bisa menanganinya sesuai prosedur.
“Jangan menunda-nunda lagi, lebih cepat lebih baik, meski belum ada kasusnya di Medan,” terangnya.
Selain itu, kata Hasyim, pemerintah juga harus mengawasi pintu-pintu masuk orang asing seperti Bandara Kualanamu dan Pelabuhan Belawan serta daerah-daerah yang berbatasan dengan Medan.
“Sosialisasi dari pemko kepada masyarakat juga sangat penting. Warga harus diedukasi dengan menyampaikan bahaya virus corona dan apa-apa yang harus dihindari dan yang dilakukan. Untuk pencegahan, pola hidup bersih harus dibiasakan. Seperti membiasakan mencuci tangan dengan sabun. Membiasakan mengonsumsi makanan bergizi seperti banyak makan sayur dan buah serta banyak minum air putih. Itu harus disosialisasikan kepada masyarakat lewat para kepala lingkungan,” tuturnya. (Rd)