Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen dan Jamses Simbolon Apresiasi Ide Positif Antonius Tumanggor Suarakan Pemotongan Uang SPP Ditengah Pandemi Covid-19

Medan,DP News
Para anggota DPRD Medan lintas fraksi di DPRD Medan memberi apresiasi hangat atas inisiatif Wakil Ketua FP Nasdem DPRD  Medan yang dengan lantang menyuarakan  pemotongan uang SPP mulai tingkat SD,SMP dan SMA/SMK di wilayah Kota Medan.Wong Chun Sen,anggota FPDI DPRD Medan dan Janses Simbolon dari Fraksi Partai Hanura (Dapil 2) mendukung usulan yang disuarakan sesama anggota legislatif karena merupakan salah satu bukti kepedulian terhadap warga kota yang terdampak pandemi Covid-19.
“Secara bertahap respon positif dari pihak pengelola lembaga pendidikan sudah kelihatan dengan memberi potongan uang sekolah selama 2 bulan yakni April dan Mei.Ini menunjukkan usulan yang disuarakan anggota dewan Antonius Tumanggor memang harus direspon pihak pengelola sekolah lainnnya yang beroperasi di Kota Medan”ujar Wong Chun Sen dan Janses Simbolon.
Janses melihat bahwa usulan Antonius Tumanggor yang diutarakannya melalui mass media saat itu ternyata banyak mendapat respon positip dari berbagai pihak dan mendukung program tersebut.
"Antonius Tumanggor, selalu memberikan ide yang dapat menjadi masukan bagi kami teman-temannya di DPRD Medan,"kata Janses Simbolon
Anggota DPRD Medan dari Dapil II, Janses Simbolon, SE menyambut baik usulan rekan sejawatnya sesama anggota DPRD di Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos yang telah mengusulkan kepada pemilik ataupun pengelola sekolah swasta mendonasikan bantuan mereka untuk membantu dengan memberikan keringanan uang sekolah bagi murid yang terdampak virus Covid-19.
“Kita sangat sependapat  dan apresiasi usulan Anggota DPRD Medan dari Dapil I, yakni rekan saya Antonius D Tumanggor yang peduli persoalan yang sedang dihadapi warga Kota Medan akibat dampak pengurangan aktivitas di luar rumah. Dampaknya, bukan saja kekurangan kebutuhan pokok, namun perekonomian mereka juga semakin terasa sulit, akibat tidak lagi dapat bekerja,”terang wakil rakyat dari partai Hanura Medan ini.
Menurut, Janses Simbolon, langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah saat ini harus peka terhadap permasalahan yang sedang dihadapi masyarakatnya. Termasuk juga pihak pengelola sekolah swasta juga harus mampu berperan untuk tetap mencerdaskan anak bangsa.
” Sekolah bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa, dan jangan akibat adanya wabah virus Covid-19 ini, banyak siswa putus sekolah akibat tidak mampu membayar uang sekolah terkhusus di sekolah swasta. Karena tidak semua orangtua yang menyekolahkan anaknya di sekolah swasta mapan secara ekonomi, namun sebelum ada wabah Coronavirus (Covid-19), masih bisa bekerja mandiri, namun saat ini, segala aktivitas telah terbatas dengan dikeluarkannya aturan untuk tetap di rumah,”terangnya.
Ditambahkan Janses lagi, untuk di wilayah Dapil II, terutama di daerah Medan Labuhan diketahui juga ada sekolah swasta yakni DR Wahidin Sudiro Husodo. Janses Simbolon berharap, pihak yayasan sekolah swasta tersebut dapat mencontoh beberapa sekolah swasta bonafit di Kota Medan yang telah memberikan keringanan uang SPP  kepada orangtua siswa.
“Kita apresiasi sekolah swasta Sutomo 1 dan Sutomo 2 yang telah memberikan keringan uang SPP kepada orangtua siswa sebagai wujud kepedulian atas wabah Covid-19 yang terjadi saat ini. Kita berdoa kepada Tuhan agar diberikan jalan bagi pemerintah untuk dapat segera menyelesaikan wabah covid-19 melalui tim yang telah dibentuk untuk penanggulangan virus Corona (Covid-19),”bilangnya.
Wong Chun Sen Tarigan melihat usulan dari rekannya tersebut juga mengapresiasi dan berharap kiranya pihak yayasan sekolah swasta dapat memberikan perhatian mereka untuk membantu meringankan beban orangtua murid terutama di masa Covid-19 yang telah memaksa banyak masyarakat untuk berdiam diri di rumah.
"Selaku wakil rakyat, kami sama-sama menjalankan tugas dan fungsi kami serta selalu berusaha untuk  menampung aspirasi masyarakat. Dan kami juga saling mendukung satu dan yang lain, agar fungsi kami selaku pengawasan dapat berjalan maksimal, meskipun di saat situasi sulit saat ini,"ujar politisi dari Partai PDI P kota Medan ini.
Sebagaimana diberitakan,usulan pemotongan uang SPP dengan lantang disarakan  Wakil Keua Fraksi Partai Nasdem Antonius Devolis Tumanggor,SSos  ternyata mendapat respon postif dari pihak pengelola yayasan pendidikan.Kalau minggu lalu direspon pihak Sekolah Methodist 5 dengan potongan 25 persen,kini SMA Sutomo 2 Jalan Deli Indah IV dengan surat tertanggal 13 April memberi potongan SPP Rp300 ribu untuk bulan April dan Mei.Respon positif terus mengalir sebgai bukti rasaa peduli terhadap situasi yang dihadapi para orang tua murid ditengah pandemi Covid-19.
Permasalahan ini ternyata ditangkap oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan,  Antonius  Devolis Tumanggor, S.Sos dan selalu wakil rakyat, beliau, langsung membuat statemen pada tanggal 27 Maret lalu di mass media dengan tujuan agar pihak pengelola sekolah khususnya sekolah swasta memberikan bantuan keringanan bagi orangtua murid yang terdampak virus Covid-19.
Ternyata, doa dan harapan wakil rakyat dari Dapil 1 Medan ini direspon oleh pihak yayasan sekolah swasta di Kota Medan dan pertama sekali yang memberi respon adalah sekolah swasta Methodis 5 Jalan Danau Jempang Keluraham Sei Agul Kecamatan Medan Barat.Banyak para orangtua saat itu yang mengucapkan terimakasih kepada wakil rakyat Kota Medan ini karena dapat menampung aspirasi mereka, khususnya tentang pengurangan uang SPP.
"Selaku wakil rakyat yang diberikan amanah, saya sangat prihatin melihat ini, dan berterimakasih bagi sekolah yang telah turut prihatin dan memberi bantuan bagi orang tua murid dengan kebijakan pengurangan uang SPP," terangnya sambil mengatakan bahwa latar belakang didirikan yayasan sekolah adalah untuk membantu anak bangsa di Kota Medan,Rabu(15/4).
Di akhir keterangannya,Antonius Tumanggor yang sampai saat ini masih gencar melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga  tetap mengetuk pintu hati para pengelola sekolah agar berkenan memberi keringanan potongan uang SPP bagi para siswa akibat pandemi Covid-19. (Rd)