Terimakasih Warga Jalan Gelas Buat Antonius dan Paul: Apresiasi Antonius Atas Mediasi Kapolrestabes dan Camat Medan Petisah Terkait D'Glass Residence...

Medan,DP News
Anggota Komisi 4 DPRD Medan yang juga Wakil Ketua Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor apresiasi tercapainya kesepakatan antara warga Jalan Gelas dengan pihak pengembang D'Glass Residence yang dimediasi langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhony Edison Isri bersama Camat Medan Petisah M Agha Novrian,SSTP,MSi,Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis,SSTP,MSP dan pejabat instansi terkait lainnya.
Sebagai wakil rakyat yang beberapa waktu lalu sudah turun ke lokasi dan menampung keluhan warga atas pembangunan D'Glass Residence bersama Ketua Komisi D Paul Mei Anton Simanjuntak, Antonius menilai kesepakatan itu merupakan suatu langkah maju demi kebaikan bersama terutama kenyamanan bagi warga sekitar Jalan Gelas.
Untuk itu,kita apresiasi langkah dan kerja keras demi kesepakatan tersebut.Kapolrestabes Medan,Camat Medan Petisah dan Lurah Sei Putih Tengah serta aparat lainnya sudah berbuat yang terbaik apalagi kesepakatan itu dibuat di hadapan notaris.Mari sama sama mematuhi kesepakatan tersebut,ujar Antonius ,anggota dewan dari Dapil 1 tersebut.
Dituturkan Antonius bahwa sebelum melangkah pembicaraan kesepakatan tersebut,Camat Medan Petisah M Agha Novrian,SSTP dan Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis,SSTP,MSP sudah berdiskusi di Sopo Restorasi ATR.
"Saya bersama Pak Paul memberi masukan kepada camat dan lurah agar dibuatkan kesepakatan antara warga dan pengembang sehingga menjadi pegangan bersama.Kita respon kedatangan camat dan lurah untuk sama sama membahas permasalahan warga Jalan Gelas dan pihak pengembang"ujarnya seraya menambahkan bahwa pihak Dinas PKP2R yang diwakili Cahyadi juga aktif memberi data tentang perumahan tersebut.
Warga Berterimakasih
Sementara itu,dengan sudah adanya kesepakatan yang dibuat di hadapan notaris itu,para warga merasa lega sehingga sangat berterimakasih kepada anggota dewan dari Komisi D Antonius Devolis Tumanggor dan Paul Mei Anton Simanjuntak.
"Warga Jalan Gelas sangat berterimakasih kepada bang Anton dan bang Paul yang sudah turun langsung melihat keadaan di lokasi sehingga bisa segera dimediasi"ujar Pdt Samuel Sitio.
Berikut pesan dari yang mewakili warga yang disampikan kepada anggota dewan Antonius Tumanggor.
“Selamat pagi, bang..
Kabar perkembangan terakhir adalah bahwa setelah dimediasi oleh bapak Kapolrestabes (2 Mei 2020), maka sdh ada tertuang butir2 kesepakatan yg selama ini kami minta dan telah di tandatangani serta diaktakan di depan notaris oleh pengacara (mewakili warga) dan pihak pengembang.
Jadi saat ini sudah dibentuk group WA (de’glass community) sebagai wadah informasi dan _controling_ pekerjaan di lapangan yang didalamnya ada perwakilan warga, pengembang dan elemen Muspika. Karena jk ada pelanggaran akan butir2 kesepakatan yg sdh ada, maka polisi yg akan langsung mem-_police line_-kan lokasi hingga dijalankan sesuai dengan apa yg telah disepakati bersama (sesuai janji bapak Kapolrestabes).
Saya mewakili warga Jl Gelas mengucapkan banyak terima kasih kepada bang Antonius dan bang Paul yang sudah turun dan melihat langsung keadaan masyarakat sehingga bisa segera di mediasi dan dengan harapan ke depannya bisa terus berjalan dengan lancar sesuai harapan kita bersama.
Terima kasih, bang..”.
Sementara itu diinformasikan,saat pertemuan mediasi,warga diwakili 6 orang antara lain Fernando Raimen Sitompul SH,MH,Pdt Samuel S Sitio,Richard Valentino Silaen,Kiki Lorent Silitonga,Edison Silitonga dan Patuan Silalahi.
Sedang dari instansi terkait diinformasikan turut hadir Kabag Ops Polrestabes Medan,Kasat Reskrim Polrestabes Medan,Kasat Intel Polrestabes Medan,Kapolsek Medan Baru,Danramil 01 Medan Barat,Kepling dan mewakili pengembang.
Sebagaimana diketahui,beberapa waktu lalu,warga Jalan Gelas mengadukan keluhannya atas kehadiran pembangunan D'Glass Residence  ke Komisi D DPRD Medan yang kemudian ditindaklanjuti dengan turunnya langsung Paul Mei Anton Simanjuntak dan Antonius Devolis Tumanggor ke lokasi.Warga merasa terganggu bahkan ada dikeluhkan rumah warga terimbas pembangunan perumahan berlantai 25 tersebut.
Saat turun ke lokasi,pihak Dinas PKP2R Cahyadi turut mendampingi  Komisi D DPRD Medan dan juga dari instansi terkait lainnya.(Rd)