Pasangan MARGUNA Bertekad Menjadi ‘Parhobas’,Prioritaskan Kesejahteraan Petani Samosir

Samosir,DP News
Pasangan Marguna ( Marhuale Simbolon – Guntur Sinaga) yang telah memutuskan diri maju merebut kursi kepala daerah di Kabupaten Samosir terus bekerja membangun komunikasi kepada masyarakat guna menarik simpati.
Pendekatan Marguna dilakukan dengan tatap muka di berbagai daerah. Kini, lapisan warga dari beragam profesi atau pekerjaan pun mulai bergabung memberi dukungan kepada pasangan tersebut.Salah satunya warga yang ada di Desa Martoba Huta Siarsang. Sebanyak 90 orang turut berkumpul untuk bertukar pikiran.
Sonar Situmorang, salah satu warga yang hadir mengaku simpatik dengan pasangan Marguna menuturkan sebagai seorang petani, visi dan misi dari pasangan Marguna sangat relevan untuk membangkitkan kehidupan perekonomian masyarakat petani. Pengakuan yang sama diutarakan Bonser Sinaga.
Menurutnya, ada harapan baru dari Marguna jika menilik konsep kerja dari masa pemerintahan dahulu, yang kurang perhatian kepada masyarakat petani. “Kami sebagai petani harus mati-matian berusaha sendiri untuk menopang kehidupan keluarga,” jelasnya.
Sebelumnya, Marguna, Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Samosir ini dalam pertemuan tersebut menjelaskan, bahwa tim yang terus dibangun di seluruh daerah yang ada di Kabupaten Samosir, lebih akrab disebut tim ‘parhobas’ atau pelayan. Semua ini disandingkan dengan kehidupan masyarakat Samosir pada umumnya, yaitu bertani.
Pada kesempatan ini Marguna mengaku miris melihat kehidupan petani di Kabupaten Samosir yang jauh dari makmur. “Sesuai dengan undang-undang pemerintahan, rakyat Samosir harusnya sejahtera dengan program program pemerintah yang pro rakyat.
Kita lihat sebanyak Rp 300 milar dari APBD Pemkab Samosir direncanakan akan dipergunakan untuk pertanian, untuk kebutuhan masyarakat ke depannya.Dan bila masyarakat memberikan kesempatan ini kepada kami maka kami pastikan perekomian petani lebih makmur,” ucap Marhuale.
Laksamana TNI (Purn)Marhuale mengatakan bahwa uang negara harus dipertanggungjawabkan kepada negara secara jujur dan transparan karena itu merupakan suatu kunci keberhasilan bagi seorang kepala daerah.
“Jangan pernah berpikir balik modal, bila itu tidak dimiliki dari seorang pemimpin, dipastikan pembangunan di daerah itu tidak akan berjalan dengan baik sesuai yang di harapkan rakyat Samosir. Kami dari parhobas (pelayan) Marguna datang ke Samosir niat membangun Kabupaten Samosir menuju perubahan yang baik 5 tahun yang akan datang,” katanya.
Guntur Sinaga selaku balon wakil bupati Samosir menambahkan bahwa pemimpin di satu daerah harus tahu apa potensi pertanian di daerahnya sehingga mudah menentukan arahan kepada para petani, dengan demikian terwujudlah agrowisata, nilai jual hasil pertanian pun dapat dinikmati petani. Untuk menganalisis potensi pertanian, kata Guntur, ada ditangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Itu sebabnya PPL harus orang-orang yang memiliki SDM baik.
Pria yang pernah bekerja di 4 perusahaan asing tersebut pun tidak lupa menyakikan warga bahwa kelak terpilih maka program mereka bukan sekedar teori. “Marguna juga sebelumnya sudah berbuat kepada masyarakat petani dan memberikan bantuan bantuan di bidang pertanian dan sekaligus membentuk usaha kelompok tani di berbagai wilayah. Itulah bukti dari semangat dan komitmen Marguna,” tandasnya sembari berpesan kepada timnya agar tetap menjaga keharmonisan dengan siapapun, termasuk kepada tim dari setiap pasangan yang akan bertarung di Pilkada 2020 ini. (ML/r)