Hasyim Dukung Komisi IV DPRD,Akhyar Diminta Perintahkan Dinas PKP2R,Satpol PP Bongkar Bangunan di Jalan Industri

Medan,DP News
Komisi IV DPRD Kota Medan minta  kepada Plt.Walikota Medan, Ir.Akhyar Nasution untuk segera menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan segera melakukan penghentian dan sekaligus pembongkaran atas sebuah kegiatan pembangunan pengecoran di atas lahan milik Pemko Medan yakni parit dan penembokan yang telah dilakukan oleh Gunaran alias Acai tepat di depan rumah milik Raja Manurung / Rosma br Sinurat yang terletak di Jalan Ringroad / Industri atau di depan Ringroad City Walk ( RCW) dan masih berlangsung saat ini.
Hal ini dikatakan oleh Antonius Tumanggor, anggota Komisi IV DPRD Medan dari Fraksi NasDem, Minggu (19/7) di Sopo Restorasi Jalan Mesjid, Medan.
Menurutnya rekomendasi dari Komisi IV usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihak Gunaran dan pihak Rosma br Sinurat dan SKPD Pemko Medan pada Senin (13/7/2020), dan selanjutnya dilanjutkan Rapat Pleno anggota Komisi IV, memutuskan, dengan ini Komisi IV DPRD Kota Medan merekomedasikan membongkar bangunan dan jembatan tanpa SIMB yang dibangun saudara Gunaran alias Acai, dalam waktu 7 hari dan ditandatangani oleh Ketua Komisi IV, Paul Mei Anto Simanjuntak, Sekretaris, Burhanuddin Sitepu.
Rekomendasi tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim, SE, tanggal 14 Juli lalu dan jawaban surat rekomendasi dari Komisi IV telah ditandatangani ditujukan untuk.Plt.Walikota Medan.
"Surat DPRD Kota Medan tersebut ditembuskan kepada Koordinator Komisi IV DPRD Kota Medan, H.Ihwan Ritonga, Dinas BPM-PTSP Kota Medan, Kasatpol PP Kota Medan, Camat Medan Sunggal, dan warga antara lain, Gunaran dan Rosma br Sinurat ( yang bersengketa)," ujarnya.
Politisi dari Partai NasDem Kota Medan ini meminta kepada Plt.Walikota Medan, Ir.Ahkyar Nasution dan dinas terkait sesuai tembusan dari Ketua DPRD Kota Medan yang mana Ketua DPRD Kota Medan meminta agar segera dibongkar bangunan terseburlt, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan  Saya juga meminta kepada aparat penegak hukum supaya memantau kegiatan-kegiatan di lokasi tersebut, karena diketahui sampai sekarang masih berlangsung pembangunan,"tegas Antoniys, sambil berharap baik Gunaran alias Acai dan Rosma br Sinurat dapat menahan diri dan tidak terprovokasi.
Ditegaskan Antonis Tumanggor lagi, bahwa tidak ada pernasalahan tersebut dikaitkan dengan jula beli."aya sudah menanyakan langsung kepada Nyonya Raja Manurung/Rosma Br.Sinurat, dan keluarga besar Manurung, bahwasanya, diakui Rosma Br.Sinurat, dia dan keluarganya tidak ada bermaksud atau berniat menjual tanah dan rumah miliknya kepada siapapun,"sebutnya.(Rd)