Belajar Tatap Muka Lancar: SMPN 1 Nainggolan Terapkan Protokol Kesehatan,Ruangan Kelas Disemprot Disinfektan

Samosir,DP News

Para siswa SMPN 1 Nainggolan kembali bisa bertemu dengan para bapak dan ibu gurunya setelah sekian lama harus belajar di rumah akibat pandemi Covid-19.Namun dengan posisi Kabupaten Samosir yang sudah masuk zona hijau,proses belajar tatap muka di ruangan kelas kembali diberlakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Sejak pagi hari,siswa SMP N 1 Nainggolan dengan menggunakan masker datang ke sekolah dan di gerbang masuk diperiksa suhu tubuh dengan alat thermo gun ,kemudian disediakan tempat cuci tangan.Dengan suhu tubuh d bawah 37 derajad ,siswa diperkenankan masuk ke ruangan kelasnya masing-masing dengan mengatur jarak duduk.


Pasca memasuki proses belajar mengajar ( PBM) tingkat SMP di Kabupaten Samosir,diantaranya seperti di SMP N 1 Nainggolan mulai hari ini,Jumat,(7/8) dimulainya PBM tatap muka,tampaknya berjalan baik.

Hal ini terlihat para guru piket proaktif dengan protokol kesehatan seiring anjuran tegas dari pemerintah penegasan pemerintah itu dilakukan mulai dari pintu depan gerbang sekolah oleh guru piket dan wakil kepala sekolah kesiswaan,yang bertindak mengukur suhu dengan termogun dan dipastikan suhu di bawah 37 ,kemudian cuci tangan pakai sabun dan kemudian baru diperbolehkan masuk ke ruang kelas.

Kepala SMPN 1 Nainggolan Dra Rospita Sinaga mengatakan sesuai ketentuan dari pemerintah maka protokol kesehatan secara ketat diterapkan dan sejauh ini berjalan dengan lancar.

Foto: Suasana proses belajar tatap muka di SMPN 1 Nainggolan ikuti protokol kesehatan dimana siswa pakai masker,atur jarak dan gurupun menggunaan faceshield.(M Limbong)

Lebih rinci Rospita menjelaskan tentang tahapan PBM disekolah yang dipimpinnya itu.Disebutkan,bahwa untuk sesi embelajaran dibagi  dalam 2 kelompok yaitu Sesi I  mulai pukul 07.30 - 10.00 WIB dan Sesi II mulai pukul  11.00 - 13.30 WIB. Sebelum masuk setiap sesi dipastikan ruangan kelas sudah bersih dan sudah disemprot disinfektan,sesui protokol kesehatan,pungkasnya.

Foto: Kepala SMPN 1 Nainggolan Dra Rospita Sinaga sedang berdiri di depan gerbang sekolah pada hari pertama belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan,Jumat(7/8).

Sebagaimana diberitakan,proses belajar mengajar (PBM) tatap muka untuk pelajar SMP di Kabupaten Samosir  mulai Jumat (7/8), akan diterapkan.

Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan Kabupaten Samosir, Rikardo Hutajulu, kepada wartawan Kamis (6/7) di Pangururan.

Disdik Samosir telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 420/998/Disdik/VIII/2020 Tanggal 3 Agustus 2020 tentang akan diterapkannya PBM tatap muka di sekolah. “Untuk SMP negeri maupun swasta, akan dimulai besok,” ujarnya.

Sambung Rikardo, dalam surat edaran tersebut ditegaskan agar pihak sekolah mempersiapkan seluruh fasilitas sesuai SOP Adaptasi Kebiasaan Baru. “Tetap dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid- 19,” pungkasnya.

Namun dikatakannya, bahwa pihak sekolah harus melaporkan kesiapan yang dipersyaratkan sesuai protokol kesehatan. “Harus dilaporkan dulu ke Dinas Pendidikan, bagaimana kesiapan sekolah,” sebutnya lagi.

Ia merinci beberapa fasilitas yang harus disiapkan pihak sekolah, yakni fasilitas cuci tangan, disinfektan dan semprot, thermo gun, kurikulum pelaksanaan PBM, handsanitizer, masker untuk siswa dan guru jika ada faceshield dan toilet yang bersih.

Selain itu, salah satu yang paling penting harus ada surat persetujuan orangtua siswa untuk penerapan PBM secara tatap muka disekolah. “Kalau ada orangtua tidak setuju, maka harus dipertimbangkan kembali,”tutupnya. (ML-r)