Sama-Sama Digaji APBD: 9 Wartawan Dikategorikan Tenaga Honorer Rp349 Juta,Programmer Kategori Tenaga Ahli Habiskan Rp 912 Juta


Medan,DP News

Kadis Kominfo Medan Zain Noval masih terus memilih bungkam tentang 9 wartawan yang 'digaji' Rp349 juta.Nama kesembilan wartawan seperti tertulis dalam buku APBD TA 2020 tetap 'misterius' karena pihak Dinas Kominfo belum mau membuka diri walau sudah berulang kali ditanyakan wartawan DP News.

Penelusuran lebih lanjut ternyata mata anggaran di Dinas Kominfo Medan juga membiayai tenaga ahli seperti programmer,tenaga keamanan IT,tenaga jaringan dan. Namun anehnya tidak dimasukkan kategori tenaga honorer ,justru dikategorikan sebagai tenaga ahli dengan total anggaran Rp912 juta.Keanehan lagi,untuk programmer digaji Rp6 juta sebulan padahal statusnya non-PNS sementara wartawan dikategorikan tenaga honorer dengan 'gaji' Rp3,2 juta per bulan.

Sudah hampir satu minggu,data ini dipertanyakan melalui Whats App kepada Zain Noval dan Kabid Media Dinas Kominfo Syaiful namun tidak memberi jawaban.

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu,9 wartawan 'digaji' Dinas Koninfo sebesar Rp349 juta setahun atau sekitar Rp3,2 juta per bulan.Anggaran ini sebagian dari total anggaran honorer Rp3,1 miliar dengan penambahan Rp216 juta di P-APBD TA 2020.

Belakangan tercium lagi ada anggaran Rp912 juta untuk tenaga ahli namun tidak dikategorikan tenaga honorer padahal sama-sama non- PNS.

Sampai,Senin(16/11) Zain Noval masih bungkam dan tidak memberi komentar tentang anggaran tenaga ahli dan anggaran kesembilan wartawan tersebut.