DPRD Sorot Tajam Puskesmas,Nimpan Karo-karo: " Berikan Saya Waktu 30 Hari Benahi Puskesmas..."

Samosir,DP News

Komisi I DPRD Samosir rapat kerja  dengan Kadis Kesehatan,Direktur RSUD DR. Hadrianus Sinaga dan Kepala Puskesmas se -Kabupaten Samosir bertempat di ruang Rapat DPRD Samosir,Senin ( 18/1).

Rapat kerja ini terkait peningkatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.Ketua Komisi I DPRD Samosir menyampaikan bahwa banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan kesehatan difasilitasi kesehatan baik di Posyandu, Puskesmas dan rumah sakit yang belum optimal dilakukan sehingga banyak masyarakat yang ingin berobat ataupun memeriksakan kesehatannya tidak terlayani dengan baik, ungkapnya.

Sebagai contoh jam pemeriksaan yang sering tidak tepat waktu, dokter di puskesmas sering datang terlambat dan Posyandu sering kosong.

Harapan kami ke depan hal-hal ini perlu diperbaiki sehingga masyarakat terlayani dengan baik.Wakil Ketua DPRD Samosir , Nasip Simbolon menyatakan bahwa masyarakat harus diedukasi, SOP dijalankan dengan benar.Kalau tidak mampu melaksanakan tugas dan melayani masyarakat, silahkan mundur,kata Nasip. 

Kadis Kesehatan Samosir  dr.Nimpan Karokaro menyampaikan bahwa berikan saya waktu 30 hari.Saya akan membina para petugas di Puskesmas, untuk jamnya dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.Ini sudah sesuai dengan SOP akreditas setiap Puskesmas,kata Nimpan.

Dijelaskannya, sedangkan untuk pelayanan kesehatan di desa, contohnyan persalinan tidak dimungkinkan lagi dilayani 1 bidan jadi kita memetakan kebutuhan setiap yankes di setiap desa. 

Nimpan mengatakan  akan meningkatkan pelayanan di Puskesmas dan Faskes lainnya,tutupnya.

Direktur RSUD Dr. Hadrianus Sinaga , dr Friska Situmorang , menyebutkan bahwa pelayanan pendaftaran di RSUD dibuka dari Jam 08.00 - 13.00 WIB dan pelayanan di Poli dimulai pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai semua pasiennya.

Dimulainya pemeriksaan di jam 11.00 WIB karena dokter itu juga harus memeriksa pasien di ruangan/rawat inap, ada juga yg melakukan operasi dan lain lainnya.

Kita masih kekurangan tenaga kesehatan dokter spesialis dan kita sdh berusaha untuk memenuhinya dengan meminta ke Kementerian Kesehatan dan untuk tahun 2020 ada 2 yang sifatnya kontrak,kata Friska.

Dia mengajak marilah kita layani masyarakat itu dengan hati nurani dan keikhlasan,tambahnya. (ML/red)