Sekda Medan: Laporan Keuangan OPD Harus Tuntas Minggu Kedua Februari

Medan,DP News        

 

      Seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan diminta dan dituntut untuk menyelesaikan laporan keuangan (LK) secara baik, lengkap dan komprehensif. Sebab, hal tersebut sebagai wujud pertanggung jawaban kinerja dan bentuk kepatuhan OPD terhadap setiap tugas yang dilakukan selama setahun.

 

 Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM ketika memberikan Pengarahan atas Pemeriksaan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumut terhadap LK Pemko Medan Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat III, Balai Kota Medan, Selasa (26/1). Dengan LK yang baik, maka diharapkan dapat menghindari terjadinya kekeliruan dalam proses audit yang dilakukan tim BPK.

 

 "Sudah beberapa hari ini tim BPK melakukan audit terhadap kelengkapan administrasi di semua OPD. Secara keseluruhan, LK Pemko Medan akan baik, jika LK masing-masing OPD pun baik. Maka dari itu, kami ingatkan agar semua OPD membenahi LK T.A 2020 secara teliti," kata Sekda.

 

 Didampingi Asisten Administrasi Umum (Asmum) Kota Medan Renward Parapat, Kepala Bappeda Irwan Ritonga, Plt Kepala Inspektorat Saruddin Hutasuhut dan Kepala BPKAD T Ahmad Sofyan, Sekda berpesan agar setiap pimpinan OPD mengawasi dan mengikuti progress kinerja pegawai yang berkaitan langsung dengan penyelesaian LK.

 

 "Kepala OPD harus mengontrol semua kinerja pegawainya. Dengan begitu, maka akan diketahui letak kesulitan, kendala dan mungkin hambatan yang dihadapi. Jangan sampai kurangnya atensi dan koordinasi berdampak pada hasil audit yang dilakukan tim BPK," pesannya mengingatkan.

 

 Selanjutnya, di hadapan para Ladis, camat dan kepala bagian di lingkungan Pemko Medan, Sekda pun mengajak untuk bekerja semakin baik dan terus termotivasi termasuk dalam penyelesaian LK sehingga nantinya dapat meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

 

 "Saya minta kita semua bekerja dengan sebaik-baiknya agar meraih WTP. Jadikan tahun-tahun sebelumnya sebagai pembelajaran untuk menyelesaikan LK. Jangan sampai ada OPD yang LK-nya tidak lengkap," tegasnya seraya mengungkapkan bahwa LK secara final akan diserahkan pada minggu kedua bulan Februari untuk selanjutnya tim BPK akan melakukan audit terinci.(rd)