Pj Bupati Samosir Tidak Mengizinkan: Pokja Transisi Tetap 'Ngotot' Panggil OPD dan Camat,Megianto: Untuk Sinkronisasi Visi Misi....

 

Medan,DP News

Sampai hari kedua,Pokja Transisi Vandiko-Martua yang diketuai mantan Bupati Samosir Mangindar Simbolon dan Sekretaris Megianto Sinaga tetap 'ngotot' memanggil para Pimpinan OPD dan Camat meski Pj Bupati Samosir Harianto Butar-butar tidak pernah memberi izin kepada bawahannya untuk menghadiri acara tersebut.

Hari pertama Rabu kemarin di Vantas Hotel Desa Sialanguan Pangururan sudah memanggil 5 OPD untuk paparan program kerjanya dan hari ini,Kamis(22/4) sebanyak 8 OPD dan besok 9 camat.Sore ini yang diundang Dinas Pertanian,Dinas Lingkungan Hidup,Bappeda,Bapenda,Dinas Perhubungan,Dinas Kominfo dan lainnya.

Cuma jadwal semula pagi hari pukul 09.00 WIB dibatalkan menjadi sore hari atau diluar jam kerja.Informasi dihimpun,acara diundur ke sore hari mulai pukul 16.00-18.00 WIB.

Acara Pokja Transisi Vandiko-Martua mendapat sorotan tajam terutama dasar hukum pemanggilan para Pimpinan OPD dan Camat sementara Bupati Samosir Harianto Butar-butar tidak pernah memberi izin kepada bawahannya menghadiri acara tersebut.

Sinkronisasi

Sementara itu, Sekretaris Pokja Megianto yang Rabu malam baru memberi penjelasannya mengatakan Pokja Transisi Bupati/Wakil Bupati Terpilih dibentuk untuk merumuskan program program strategis, yang diturunkan dari visi misi bupati.

Pembentukan Pokja ini merupakan inovasi dari Bupati/Wabup terpilih untuk mempercepat realisasi program begitu bupati/wabup dilantik.

Mengundang perangkat Daerah, untuk mensinkronisasi antara program 100 hari, 6 bulan, tahunan dengan rencana kerja masing masing perangkat daerah.

Dan mengenai acara tersebut katanya masih berlanjut namun diluar jam kerja.

Sebelumnya,Pengamat Kebijakan Publik Elfanda Ananda mengkritik acara tersebut dan menilai tidak etis memanggil OPD dan Camat sebelum Bupati/wakil bupati dilantik.(rd).