![]() |
| Foto: Berbuka Puasa Bersama Walikota Medan Rico Waas Dengan Insan Pers,Ormas,OKP, Mahasiswadan Pramuka di Gedung PKK Medan, Minggu (15/3) |
Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kota Medan di tengah berbagai tantangan sosial dan dinamika global. Dalam suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan,momentum buka puasa bersama menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi lintas elemen.
Ajakan tersebut disampaikannya saat berbuka puasa bersama insan pers organisasi masyarakat, OKP, mahasiswa, dan Pramuka di Gedung PKK Medan, Minggu (15/3).
Menurutnya, pertemuan seperti ini tidak sekadar agenda kebersamaan, tetapi juga kesempatan merajut kembali persaudaraan di tengah perbedaan.
“Perbedaan organisasi, perbedaan pendapat, bahkan perbedaan pandangan adalah hal yang wajar. Namun tujuan kita tetap sama, yakni membawa Medan menjadi kota yang maju dan solid,” ujar Rico.
Selain menyoroti kondisi global, Rico Waas juga menyinggung sejumlah persoalan sosial di Kota Medan, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi, hingga kekerasan yang masih menjadi tantangan bersama.
Rico mengungkapkan, dari 151 kelurahan di Kota Medan, lebih dari 140 kelurahan terindikasi memiliki persoalan narkoba. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan secara bersama.
“Kita harus kuat dari dalam. Jangan karena kondisi di luar kita menjadi rapuh di dalam. Kita harus saling menguatkan dan saling menenangkan masyarakat,” katanya.
Wali Kota juga menyinggung pentingnya pembenahan di lingkungan Pemko Medan agar pelayanan publik semakin profesional. Ia menegaskan aparatur kewilayahan seperti camat, lurah, hingga kepala lingkungan harus bekerja dengan integritas dan tidak mempersulit masyarakat.
“Masyarakat tidak boleh takut kepada pemerintahnya. Pemerintah harus hadir melayani, bukan membuat masyarakat merasa dipersulit,” tegasnya.
Sementara itu,tausiah Ramadan disampaikan Amiruddin MS yang mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat iman, serta memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat ukhuwah.Rumapea/Redaksi
