Notification

×

Iklan

Iklan




Diperkirakan 143,91 Juta Orang Mudik Lebaran 2026,Diantaranya 76,24 Juta Naik Mobil Pribadi....

16 Maret 2026

 

Foto: Presiden Prabowo Subianto menerima laporan survei pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat(13/3).


Jakarta,DP News 
Jelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi jatuh pada tanggal 16 dan 18 Maret 2026, Menhub Dudy Purwagandhi meninjau tiga pelabuhan di wilayah Banten, yakni Pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Merak, Minggu (15/3) malam, hingga Senin (16/3) dini hari. 


Menhub ingin memastikan kelancaraan pengelolaan arus penyeberangan Jawa-Sumatra, baik kendaraan angkutan barang maupun penumpang di tiga pelabuhan tersebut.


Sebelumnya, Menhub Dudy Purwagandhi mengungkapkan hasil survei pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia.Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta.


Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei.


Hal tersebut disampaikan Menhub Dudy Purwagandhi dalam Sidang Kabinet Paripurna,Jumat(13/3).


Dalam rapat tersebut disebutkan pemerintah terus sempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfiri 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. 


Sejumlah langkah strategis telah disiapkan mulai dari penyediaan sarana transportasi hingga pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan ratusan ribu personel gabungan.


Dari sisi moda transportasi, Dudy menyampaikan bahwa mobil pribadi diprediksi masih menjadi pilihan utama dengan 76,24 juta pemudik, disusul sepeda motor dan bus.


“Prakiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan lebaran 2026 yaitu Bandara Soekarno-Hatta, lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni, dan Stasiun Pasar Senen, serta terminal Pulogebang,” jelasnya dikutip dari laman Setpres.


Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Menhub menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai moda transportasi yang terdiri atas 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api. 


Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan program mudik gratis melalui moda transportasi darat, laut, dan kereta api yang ditargetkan melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor.


“Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” katanya.


Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengamanan mudik tahun ini dilaksanakan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi tersebut, menurut Kapolri, melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi dengan kepolisian sebagai penanggung jawab operasi.


“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin, di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan di masa libur 2025.


Oleh karena itu, target kami, target kita semua adalah bagaimana mempertahankan ataupun meningkatkan,” tandasnya.


Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah optimistis penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih baik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.BPMI Setpres/Tumpal S/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |