Rajuddin Sagala : Hari Lahirnya Pancasila Itu Sakral

Medan,DP News

Hari kelahiran Pancasila yang diperingati  setiap 1 Juni merupakan hari yang 'sakral' dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.Tekad perjuangan para pemimpin dan rakyat yang pantang menyerah pada masa lalu, yang membawa kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

"Untuk itulah,saatnya mengisi kemerdekaan di masa pembangunan ini, masyarakat harus bersungguh-sungguh. Kita harus bisa menjadi sosial kontrol bagi seluruh kebijakan pemerintahan Kota Medan. Agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan berpihak kepada rakyat," kata Wakil Ketua DPRD Medan (PKS) H.Rajudin Sagala Spd.I pada wartawan di ruang kerjanya, Senin (31/5).

Menurut pria yang juga seorang ustadz, kelahiran Subulsalam (Singkil) 10 Oktober 1973 dan suami dari Sri Afnidar (45) ini, program bantuan bagi masyarakat lemah di Kota Medan, harus diperhatikan dan diawasi penyalurannya secara ketat. 

"Sebab di masa lalu, banyak ditemukan bantuan sosial kepada masyarakat tak tepat sasaran. Informasi ini diperoleh saat dirinya mengisi pengajian subuh, pengajian di perwiritan, khatib sholat Jum'at dan ceramah pada hari-hari besar islam di seputaran Kota Medan. Ada saja pengaduan dari jemaah yang hadir atas bantuan tak tepat sasaran tersebut," jelasnya.

Ayah dari Mifbahul Jadid Sagala, Zahrul Mawaddah Br Sagala, Rafidatul Mutmainnah Sagala, M.Silmi Sagala, Uswatun Nadiroh Br Sagala, Azmi Fawwaz Al Jihad Sagala ini menambahkan, kepemimpinan Walikota Medan Bobby Afif Nasution saat ini sudah jauh lebih baik dari pemerintahan yang sebelumnya.

"Tapi sebagai anggota legislatif Kota Medan, saya dan teman-teman yang tergabung di Fraksi PKS DPRD Medan, akan memberi kritikan yang sifatnya membangun. Apabila ada kebijakan Pemko Medan kepada masyarakat yang kami rasa menyimpang. Agar roda pemerintahan Bobby-Aulia berjalan di koridor yang semestinya," pungkasnya.(rd)