11 DPC PAN se-Kota Medan Rencanakan Ketemu Ketua Umum Zulkifly Hasan


Medan,DP News

Sebanyak 11 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kota Medan akan berangkat ke Jakarta menemui Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyusul hasil kesepakatan mereka terkait sikap HT Bahrumsyah dalam memimpin PAN Kota Medan.

"Hasil pertemuan kami (11 DPC) kemarin, kami berencana berangkat menemui Ketua Umum PAN. Lagian persoalan ini memang sudah diketahui pusat (DPP PAN)," kata Ketua DPC PAN Kecamatan Medan Kota Rijal Syam saat dihubungi, Selasa (06/07).. 

Ketua DPD PAN Kota Medan HT Bahrumsyah merespon santai ketika dihubungi terkait penolakan 11 DPC atas kepemimpinannya. 

"Gak ada itu. Yang lama-lama itu," katanya singkat ketika dihubungi via WhatsApp. 

Sebagaimana diketahui, sebanyak 11 pimpinan dan pengurus DPC PAN se Kota Medan meminta Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengevaluasi HT Bahrumsyah sebagai ketua formatur terpilih DPD PAN Kota Medan. Mereka menilai HT Bahrumsyah tidak layak memimpin partai karena 'mengendapkan' proses musyawarah dan mufakat.

"Kita minta ketua umum agar segera mengevaluasi HT Bahrumsyah sebagai ketua terpilih PAN Kota Medan. Ini penting agar tidak semakin menimbulkan konflik dan perpecahan di tubuh PAN Medan yang berimbas akan mundurnya satu per satu pengurus dan kader," kata Rijal Syam yang pada pertemuan itu hadir Ketua DPC Medan Denai Ihsan Hamadi dan Ketua DPC Medan Johor Azrai Ridho dan pengurus DPC lainnya. 

Pernyataan para pimpinan dan pengurus DPC PAN se Kota Medan itu disampaikan dalam menanggapi pernyataan HT Bahrumsyah yang dinilai tidak menghargai proses demokrasi yang disampaikan dan dilakukan para DPC.  

Rijal mengaku kecewa terhadap pernyataan Bahrumsyah yang menuding gerakan mosi tidak percaya terhadap Sudari sebagai Sekretaris atau Bendahara DPD PAN Medan dilakukan hanya beberapa DPC saja, bukan 11 DPC.

Selain itu, DPC juga menyesalkan pernyataan Bahrumsyah yang mempersilakan bagi pengurus dan kader yang mau mundur agar mundur saja.

"Ini pernyataan yang tidak menghargai DPC," katanya.(rd)