Binsar Simarmata: Vandiko-Martua Jangan Terapkan Reformasi Birokrasi 'Mendua Hati' di Samosir

Samosir,DP News

Binsar Simarmata,SS,MM minta Bupati dan Wakil Bupati Samosir konsisten dengan kebijakannya di bidang reformasi birokrasi.Kebijakan 'perampingan' birokrasi berupa merger beberapa dinas di Samosir tentunya sudah melalui pembahasan matang sesuai visi misi pasangan Vandiko-Martua. 

Namun belakangan,Vandiko- Martua seakan 'mendua hati' dan tidak konsekwen dengan reformasi birokrasinya.Satu sisi mengusulkan 'perampingan' kelembagaan namun di pihak lain menumbuhkembangkan lembaga baru berupa staf khusus.

"Dari kondisi ini bupati/wakil bupati mendua hati dan tidak konsisten.Kalau memang mau menegakkan reformasi birokrasi dengan perampingan beberapa dinas harus konsisten,jangan justru melahirkan lembaga baru yang sifatnya adhoc"ujar Binsar Simarmata yang merupakan pemerhati Samosir.

Kita mendukung kebijakan untuk reformasi birokrasi di Pemkab Samosir namun harus didukung konsistensi kepala daerahnya.Kalau dengan perampingan beberapa dinas bakal menimbulkan pengurangan jabatan eselon II maka jangan pula muncul jabatan baru dengan sebutan staf khusus.Karena kita juga menduga duga apakah bakal ada lagi muncul badan adhoc lainnya sementara lembaga formalnya 'dirampingkan'.

Bila kita cermati ujar Binsar Simarmata, perampingan birokrasi itu tentu bertujuan mendukung segi efektifitas dan efisiensi kinerja termasuk anggaran.Tetapi dengan jabatan baru berjumlah 5 orang,apakah benar benar mendukung sisi efisiensi dan efektifitas kinerja Pemkab Samosir.Dari segi anggaran tidak jauh beda sebab mereka itupun bakal dapat gaji atau honor untuk jabatan tersebut.Maka dalam hal ini kita pertanyakan kembali konsep reformasi birokrasi yang akan diterapkan pasangan Vandiko-Martua.

Sebagai pencinta kemajuan di tanah leluhur Samosir,Binsar Simarmata sarankan Vandiko T Gultom dan Martua Sitanggang fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat dampak pandemi Covid-19 untuk peningkatan PAD Kabupaten Samosir.

Proyek proyek raksasa pemerintah pusat yang sedang berjalan saat ini seperti pembangunan dan pengorekan Jembatan Tano Ponggol perlu dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah sebab memberi lapangan kerja baru bagi warga Samosir.

Di awal pemerintahannya di Samosir,Binsar Simarmata minta  hendaknya Vandiko mampu menunjukkan terobosan baru berupa aksi buah tangan sendiri  sehingga apa yang didengungkan saat kampanye tidak hanya sebatas orasi penyenang hati.

"Peluang ini yang perlu dikoordinasikan dengan pemerintah pusat sehingga tenaga kerja lokal bisa mendapat kesempatan di proyek rakasa tersebut"ujarnya.

Sebagaimana diketahui belakangan ini hangat diperbincangkan munculnya kebijakan 'perampingan' di jajaran Pemkab Samosir dengan merger beberapa dinas namun di sisi lain Bupati Samosir Vandiko T Gultom justru memunculkan badan adhoc baru berupa staf khusus berjumlah 5 orang termasuk salah seorang dalamnya mantan Bupati Samosir Mangindar Simbolon.(rd)