PC-IMM Minta Bupati Asahan Cabut Izin Ketangkasan Permainan Tembak Ikan

Asahan,DP News

Merebaknya ketangkasan yang diduga bernuansa judi game zone di Asahan, khususnya di inti Kota Kisaran membuat Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan- Tanjung Balai memasang spanduk di depan Kantor Bupati Asahan bertuliskan "Asahan Darurat Judi,Bupati Diam Tak Peduli". 

Hal itu ditegaskan Ketua PC IMM Asahan-Tanjung Balai Yogi Ginting, kepada awak media, Senin (2/8) melalui Whats-App (WA) pribadinya.

Kami kecewa dengan bupati, yang terkesan diam, tak perduli dan membiarkan maraknya judi di Kabupaten Asahan. Harusnya ini menjadi tanggungjawab beliau selaku pimpinan tertinggi di Kabupaten Asahan ini, terlebih-lebih visi misi bupati adalah ingin menjadikan masyarakat Asahan yg religius. Harusnya hal ini menjadi beban moral bagi beliau,kata Yogi.

Kami mendesak kepada bupati mencabut izin ketangkasan permainan tembak ikan atau game zone. Karena izin tersebut dijadikan dalih berlindungnya dugaan judi yang berkedok adu ketangkasan.Jika Bupati masih ragu dengan adanya unsur judi di permainan tembak ikan itu, kami kader-kader IMM siap turun langsung bersama bupati menyaksikan permainan tembak ikan tersebut, tegas Yogi.

"Kami mendesak bupati  mencabut izin ketangkasan permainan tembak ikan atau game zone. Karena diduga izin tersebut dijadikan dalih berlindungnya judi yang berkedok adu ketangkasan. Jika Bupati Asahan masih ragu dengan adanya unsur judi di permainan tembak ikan itu, kami kader-kader IMM siap untuk turun langsung bersama bupati menyaksikan permainan tembak ikan tersebut," tegas Yogi.

Praktik yang diduga perjudian bermodus game zone ketangkasan semakin menggurita,khususnya di inti kota seputaran Kisaran. Anehnya, walaupun sudah sering kali dihimbau tutup, namun pengusaha game zone jenis tembak ikan ini membandal bahkan semakin menjamur.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan H. Salman Tanjung saat dikonfirmasi melalui Whats-App mengatakan.

"Besok saya akan jumpa Kapolres, jika tidak ada halangan akan saya sampaikan keluhan masyarakat",balas Ketua MUI.

Sementara Ketua Front Jihat Islam (FJI) Kabupaten Asahan, Rudi Hartono, SH, meminta agar polisi dan instansi terkait segera menindak tegas lokasi yang diduga judi game zone tersebut. Karena saat ini lokasi judi game zone tersebut menjadi tempat kerumunan massa. Oleh karena itu, hendaknya aparat penegak hukum sesegera mungkin untuk menutup aktifitas yang diduga perjudian tembak ikan di Kota Kisaran, tegas Rudi.

“Lokasi seperti itu sudah tentu tidak mematuhi Prokes. Seharusnya polisi segera bertindak dan menutup lokasi game zone tersebut. Jangan sampai semakin banyak jatuh korban akibat judi tembak ikan bermodus ketangkasan itu,” terang  Rudi.(ZN)