Siap-Siap Medan : Mulai September Vaksinasi Covid-19 di Tingkat Lingkungan....

Medan,DP News

Pemko Medan dan pihak PT XL Axiata sepakat vaksinasi Covid-19 dipusatkan per lingkungan.Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir pun menerima masukan dan saran Walau kita Medan M Bobby Nasution. 

Dia mengatakan, pihaknya akan memperhatikan jumlah pasokan vaksin. Marwan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini tidak akan mengganggu suplay vaksin untuk Kota Medan.Di samping itu, selain itu dia pun menyepakati  vaksinasi dilakukan di tingkat lingkungan.    

"Saran Wali Kota kita sambut baik. Kita sanggup untuk 500 dosis per hari di tingkat lingkungan," ungkapnya.

Vaksinasi dijadwalkan mulai 1 September sampai Oktober mendatang. 

Hal ini mengemuka saat Bobby Nasution menerima audiensi Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir dan segenap majemen perusahaan, Rabu (25/8) petang secara virtual. Dalam pertemuan yang turut dihadiri Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri itu, pihak PT XL Axiata menyampaikan keinginan bekerja sama dengan Pemko Medan dalam melaksanakan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kota Medan.

Di awal pertemuan itu Bobby Nasution  menyebutkan, bahwa target vaksinasi Pemko Medan sebanyak 1,9 juta jiwa. Dari target itu, sebanyak 23 persen sudah tercapai untuk dosis pertama dan 15 sampai 16 persen untuk dosis kedua.

"Yang menjadi kendala bagi kami adalah jumlah vaksin yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Target faskes-faskes di Medan sebanyak 16.000 dosis per hari. Itu di luar vaksinasi yang dilakukan TNI/Polri, BUMN yang rata per hari bisa 5.000 dosis. Kalau vaksinnya ada, sebenarnya kita bisa mencapai 20 sampai 25 ribu per hari. Keterbatasan jumlah vaksinlah menjadi kendala utama," papar Bobby Nasution.

Saat ini, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan ingin lebih mengutamakan penyuntikan vaksin di tingkat wilayah paling kecil, yakni lingkungan. Dengan demikian, vaksinasi terjadi di banyak titik lokasi dan dapat mencegah terjadinya penumpukan massa atau kerumunan.

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution juga menyarankan, agar vaksinasi yang akan digelar ini menargetkan 500 dosis per hari selama dua bulan bergiliran di lingkungan-lingkungan yang jumlah warga yang divaksinnya dinilai masih rendah. Target 500 dosis ini di luar target faskes di wilayah bersangkutan yang berjumlah 200 dosis.

Senada dengan Bobby Nasution, Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri juga menilai pasokan vaksin yang minim merupakan kendala dalam percepatan vaksinasi. Karena itu, dia mengharapkan kerja sama ini dapat juga dapat menambah dosis vaksin yang disuntik setiap harinya.(Rd)