Webinar PMKRI Cang Medan Memperingati Hari Kebangkitan Teknologi

Medan,DP News

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 10 Agustus 2021,PMKRI(Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Cabang Medan St. Bonaventura menggelar Webinar Publik yang diselenggarakan dengan Virtual melalui Zoom Meeting,Selasa (10/08).

Webinar kali ini diikuti berbagai kalangan generasi muda yang sangat menanti-nantikan jawaban terkait persoalan peranan teknologi sebagai elemen penting dalam berkembangnya suatu negara, terlebih terhadap perubahan-perubahan yang mendasar dalam berbagai aspek, seperti dalam bidang pendidikan, transportasi, kesehatan, dan penelitian.

Menghadirkan narasumber diantaranya Rismawati Simanjuntak selaku Kabid Layanan E-Government Dinas Kominfo Provsu, Domuara D. Ambarita sebagai News Vice Director Tribun Network & Editor in Chief Warta Kota serta Edi Murdani S. Silaban yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pemuda Katolik Komda Jabar sekaligus Co Founder KatolikTimes.com.

Rismawati menyampaikan kebijakan pemerintah dalam inovasi, teknologi dan transformasi digital berfokus pada 5 program prioritas nasional diantaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM,  mendorong investasi, reformasi birokrasi dan penggunaan APBN. Dalam peraturan yang dikeluarkan pusat dan daerah terlihat  optimalisasi peran teknologi.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai UU dan peraturan yang dikeluarkan seperti  Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut terlibat yang dapat dilihat dari kebijakan-kebijakan daerah yang dihasilkan, seperti Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Pengembangan E-Government Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019-2023. Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/1/INST/2019 Tentang Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dan Pembentukan Tim Koordinasi SPBE Provinsi Sumatera Utara ditetapkan dengan SK Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/192/KPTS/2021.

Sementara itu,Domu Ambarita mencoba mengulas secara filosofis tentang teknologi.Beliau mencoba memberikan pemahaman yang mendalam akan esensi dari teknologi. 

Domu Ambarita menegaskan bahwa yang mampu bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi.Masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Di bidang jurnalis,Domu mengatakan bahwa para jurnalistik sebagai bagian pewarta dalam kehidupan masyarakat.

Edi Sutrisno Silaban mencoba menyampaikan tentang Teori 'Slow-swan'.Pada pertumbuhan ekonomi, tiga faktor yang mempengaruhi yaitu pertumbuhan jumlah tenaga kerja, akumulasi modal, dan kemajuan teknologi. 

Hal itu menunjukkan, bahwa kemajuan ekonomi suatu bangsa tidak terlepas dari kemajuan teknologi.Dan ini menjadi momentum yang harus diperhatikan dan disikapi generasi muda agar mampu menjadi bagian yang kontributif bagi negeri ini.

Sebelumnya,Presidium Riset dan Teknologi PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura Periode 2020-2021 Joel Mahendra Tampubolon mewakili Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura Periode 2020-2021 Ceperianus Gea yang sedang berhalangan hadir, menjelaskan bahwa tujuan dari webinar kali ini adalah agar masyarakat mampu beradaptasi terhadap teknologi dan menemukan hal yang kurang dari teknologi yang belum menjawab persoalan di masyarakat saat ini.

Joel juga menyampaikan tentang Lokakarya Nasional PMKRI di Bandung pada tahun 2019  yang melahirkan adanya Presidium Riset dan Teknologi, sebetulnya bukan dugaan pandemi akan datang. 

Namun, kepresidiuman itu lahir karena adanya kesadaran PMKRI bahwa teknologi ke depannya akan menjadi bagian prioritas dalam kehidupan masyarakat.

Diharapkan PMKRI mampu beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. 

“PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura juga terus berusaha agar mampu beradaptasi terhadap teknologi. Mungkin untuk saat ini, PMKRI belum menciptakan karya teknologi yang bisa dikontribusikan terhadap negeri ini. Namun, ini bukan suatu bentuk bahwa PMKRI tidak progresif, hanya saja fokus PMKRI hari ini adalah beradaptasi dan  ke depannya diharapkan mampu revolusioner dan inovatif terhadap teknologi.” ujar Joel.

Selain itu, Koordinator Biro Riset dan Teknologi, Silvia Angelica A. Gultom yang juga menjadi moderator pada webinar ini,  juga menegaskan agar kita sebagai generasi muda dapat menjadikan akun media sosial/website sebagai sumber potensial, aktivitas sosial, kebutuhan komunitas (organisasi) agar mampu memiliki kemauan untuk berkembang dan berkompetisi dalam mengkolaborasikan teknologi sebagai modal dalam menjawab kebutuhan teknologi di hari yang akan datang untuk memberdayakan SDM sebagai adaptasi di era digitalisasi. 

“Kita sekarang sedang berada di zaman revolusi industri 4.0/era digitalisasi yang kian pesat peningkatannya. Begitu banyak sudah kebijakan pemerintah yang telah digunakan guna mendorong perkembangan teknologi. Harapannya bagi kita generasi muda, untuk mampu menjadikan teknologi internet seperti media sosial/website sebagai sumber potensial, aktivitas sosial, kebutuhan komunitas (organisasi) agar mampu berkembang dan berkompetisi dalam memadukan kebutuhan teknologi dengan memberdayakan SDM untuk beradaptasi dikemudian hari untuk memajukan bangsa dan negara,” tutup Silvia.(rel/rd)