Dua Kali Ditolak RS,Aulia Rachman Jemput Rizky Andriani Berobat di RS Pirngadi

Medan,DP News

Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman langsung membawa Rizky Andriani  (18) yang menderita penyakit komplikasi karena jatuh dua kali saat mengendarai sepeda motor.

Warga Jalan Brigjen Hamid, Gang Tapian Nauli, Kelurahan Titi Kuning,Medan Johor merupakan anak dari pasangan Julidar (53) dan Zulkarnain (58).

Sampai dil lokasi, Aulia terharu dengan kondisi yang diderita Rizky saat terbaring di tempat tidur berbadan kurus.

"Alahuakbar, ke rumah sakit kita ya nak. Mau kan ?" tuturnya dengan mata berkaca,Selasa(7/9).

Malam hari itu juga, dengan mobil plat merah Aulia antarkan langsung ke RS. Pirngadi Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kedatangannya berawal adanya informasi dari masyarakat.

"Seperti kena gizi buruk (gibur) makanya datang kemari. Dan menurut informasi sudah 2 kali ditolak oleh pihak Rumah Sakit (RS). Nah, ini mau kita bawa langsung ke RS apa reaksi RS. Ini kan kita lihat orang tidak mampu, keadaannya tidak mampu. Kita minta Kepling segera lebih masif untuk melihat warganya ke bawah,"ujar Aulia.

Kedatangan Wakil Wali Kota Medan ini merupakan amanah dari Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution untuk meninjau langsung keadaan warga tersebut.

"Kita sudah sampaikan ke Pak Wali terkait hal ini. Pak Wali menyampaikan ke saya untuk melihat apa yang bisa kita bantu untuk warga yang sakit itu," jelasnya.

Sebagai amanah dari Wali kota Medan, Aulia berpesan kepada Kepala Lingkungan (Kepling) untuk lebih memperhatikan lagi warganya agar dapat berkoordinasi dengan cepat seperti kasus ini.

"Itu pesan pak Wali, dan pak wali terus memantau dari hasil ini dia akan pantau terus. Tadi memang kita bagi tugas, pak Wali bertepatan ada rapat internal untuk percepatan pembangunan Kota Medan. Kita dibagi tugas kemari," tuturnya.

Sebelumnya, Julidar menceritakan musabab penyakit yang diderita oleh Rizky. Ia mengatakan bahwa anaknya sudah dua kali jatuh saat mengendarai sepeda motor.

"Pertama jatuh saat mengendarai motor dihalaman rumah gak bengkak. Jatuh yang ke2 sebulan yang lalu timbul dikepala bengkak," ujar Sang ibu bernama Julidar (53).

Dengan adanya respon sigap dari Wakil Wali Kota Medan, keluarga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.

Apalagi, katanya, kehidupan mereka sangat pas-pasan, Julidar hanya sebagai pencuci piring di salah satu Rumah Makan Kota Medan, dan suaminya berprofesi sebagai supir di salah satu pabrik roti.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas perhatian serta  bantuan dari Pemko Medan yang dalam hal ini Pak wakil turun langsung. Semoga anak saya bisa sembuh," kata Julidar.(rd).