Aneh...Jalan Kebun PTPN III di Sei Silau Dibeton: Jalan di Dusun III Memprihatinkan....

Asahan,DP News

Proyek peningkatan dan pembangunan rabat beton Dusun II Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji,Asahan cukup mengherankan karena dibangun di areal perkebunan PTPN III Sei Silau.

Temuan itu berdasarkan hasil investigasi saat awak media berada di lokasi, Sabtu lalu.Pantauan di lokasi, proyek pembangunan rabat beton itu direncanakan sepanjang 64,4 M, lebar 5 M dan ketebalan 0,17 cm dengan menggunakan dana APBD Asahan TA 2021 namun tidak ditemukan plank proyek.

Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN III Sei Silau, Bambang Sigit, saat dikonfirmasi melalui Whats-App (WA) mengatakan, menurut sepengetahuannya tidak mengetahui bahwa ada pembangunan rabat beton di Afdeling V berbatasan dengan Afdeling I Kebun PTPN III. 

Dia menegaskan bahwa pihaknya belum ada melepaskan dan atau menghibahkan jalan kebun tersebut.Bahkan katanya, pihak mereka tidak pernah menerima surat dari Dinas PUPR Ashan terkait pembangunan rabat beton di areal  perkebunan PTPN III, tegas Bambang.

"Sampai saat ini kami belum ada melepaskan dan atau menghibahkan jalan kebun tersebut.Pihaknya juga tidak mengetahui ada pembangunan raba beton dibangun di areal kebun PTPN III," katanya.

Sementara itu,Tarmin, warga Dusun III Desa Sei Silau Barat mengatakan bahwa pembangunan rabat beton itu berada di Dusun II namun menurutnya tidak tepat sasaran.Kenapa ada pembangunan di areal perkebunan PTPN III, sementara jalan di Dusun III sangat memprihatikan dan butuh perhatian.

Armando,Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Asahan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (1/11) mengaku bahwa pekerjaan pembangunan peningkatan dan rabat beton di Dusun IV Desa Sei Silau Barat itu adalah Dinas PUPR
Asahan dengan Pagu sebesar Rp 200 juta dikerjakan CV Sinar Mulia

Dia tidak mengetahui secara pasti kalau jalan yang dibangun itu adalah jalan kebun PTPN III. Saat ditanya apakah pihak perkebunan telah melepaskan dan atau menghibahkan jalan kebun PTPN III ke Pemkab Asahan, bahkan sebaliknya apakah Dinas PUPR pernah menyurati pihak PTPN III teekait permohonan pelepasan jalan tersebut, Armando tidak mengetahuinya. 

"Persoalan itu saya tidak mengetahuinya bang. Inikan usulan dan telah diketok DPRD. Saya hanya menerima apa yang telah disahkan DPRD. Yang jelas saat kami survei, kami koordinasi dengan kepala desa.Persoalan itu jalan perkebunan atau tidak, ya kami tidak mengetahuinya. Kami hanya melaksanakan saja," ucap Armando selalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Asahan.(ZN)