Mengharumkan Samosir di PON XX Papua : Artetty Nadeak Wajar Diperjuangkan PNS Atau P3K....

Samosir,DP News

Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama unsur Forkopimda Samosir memberikan penghargaan kepada atlet putri pencak silat asal Samosir yang meraih medali perunggu pada PON XX di Papua. 

Didampingi pelatih pencak Silat Samosir Parman Sinurat, atlet silat Artetty Nadeak diarak diiringi musik  hingga ke Kantor Bupati Samosir dan langsung disambut dengan pengalungan bunga,Rabu (24/11).

Bupati merasa bangga dengan prestasi yang diraih dan membuat Samosir diperhitungkan di tingkat nasional dan internasional,  sehingga merasa wajar untuk diberikan motivasi dan penghargaan.

"Atas nama Bupati dan seluruh masyarakat Samosir saya enyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudari Artetty Nadeak" kata Bupati Samosir Vandiko T. Gultom

Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelatih yang tetap memberikan dukungan sehingga atlet dari Samosir mewakili Sumut dapat meraih medali.

"Atlet merupakan seorang pahlawan, pahlawan olahraga yang mampu memperjuangkan nama daerah dan nama negaranya dibidang olahraga. Sehingga wajar disebut sebagai pahlawan. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan untuk mengangkat nama Kabupaten Samosir" ungkap Vandiko.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom juga mengatakan bahwa dirinya akan mencoba untuk memperjuangkan nasib atlet. Jika memungkinkan untuk pengangkatan menjadi PNS  maupun P3K. Jika memang memungkinkan, surat rekomendasi akan kita keluarkan dan usulkan ke pusat, kepada kementerian terkait dan Menpan,katanya.

Hal ini didasari pemikiran bahwa atlet yang berprestasi merupakan aset yang sangat berharga, sehingga kami akan kami coba perjuangkan,kata bupati. 

Dalam menghadapi PON 2024, yang mana Sumut Aceh akan menjadi tuan rumah,bupati menekankan agar KONI maupun Dinas Budpora agar benar-benar memetakan cabor yang potensial. Sehingga bisa dibina dan diharapkan dapat mewakili Sumut.

Bupati mengaku bahwa untuk PON 2024 dirinya sudah membuat permohonan kepada Gubsu agar sebagian Cabor dipertandingkan di Samosir.

Mewakili Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Samosir, Pantas Marroha Sinaga mengatakan prestasi yang diraih merupakan kebanggaan bagi masyarakat Samosir dan berharap dapat ditingkatkan kedepannya. Dalam menghadapi PON 2024, sangat mendukung dan berharap KONI dapat merangkai kegiatan yang berpotensi diikuti dari Samosir mewakili Sumut. Berharap pemerintah jangan mengabaikan atlet yang sudah menyumbangkan prestasi untuk Samosir. Difinalisasi anggaran akan membedah dan membekali cabang yang potensial yang akan dilatih mengikuti PON 2024, tambahnya.

Sementara itu, Artetty Nadeak menyampaikan permohonan agar pemerintah memperhatikan nasibnya kedepan. Sebagaimana yang dia cita-citakan dan orangtuanya (almarhum) bahwa dirinya sangat ingin menjadi PNS.Artetty juga menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Samosir. 

Selain itu, Artetty mengaku ingin membangkitkan olahraga khususnya pencak silat di Kabupaten Samosir dan siap untuk memotivasi para pesilat untuk berkarya ditingkat nasional dan internasional. Semoga apa yang menjadi keluhan saya diwujudkan Pemkab Samosir khususnya pemerintah pusat, tambah Artetty seusai acara.

Hal Senada disampaikan pelatih pencak silat Kabupaten Samosir, Parman Sinurat agar Pemkab Samosir memperjuangkan nasib atletnya. Diakuinya bahwa Artetty Nadeak semenjak menduduki bangku SMP sudah menaruh prestasi dan membawa nama Samosir. Hingga dipanggil oleh Sumut mengikuti pemusatan latihan dan sudah dua kali mengikuti ajang PON bahkan sudah bertanding ditingkat internasional.

"Saya mohon sebesar-besarnya agar pemerintah memperjuangkan nasib anak saya, dapat mengangkat menjadi PNS maupun P3K" kata Parman Sinurat.

Untuk diketahui Artetty Nadeak saat ini mendapat undangan sebagai atlet pantauan dari Pengurus Besar IPSI untuk mengikuti seleksi ASEAN GAMES XXXI dan Kejuaraan dunia tahun 2022. ( ml- red,)