Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-76 PGRI Asahan


Asahan,DP News

Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Siregar, S.Sos, MSi, menjadi pembina  upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional dan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PGRI Tahun 2021. Acara diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Asahan, di SMPN 1 Kecamatan Simpang Empat, Kamis(25/11).

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua PGRI Kabupaten Asahan Supriyanto, MPd, yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Asisten 1 Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Muhilli Lubis,  Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, SE, OPD, Pengurus PGRI Kabupaten Asahan serta undangan lainnya.

Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI hati ini mengambil tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” rangkaian  upacara dimulai dengan laporan Perwira Upacara oleh Ketua PGRI Kabupaten Asahan  kepada Pembina Upacara serta pengibaran Bendera Merah Putih.

Selain itu, pembacaan sejarah singkat PGRI, selanjutnya pembacaaan Teks Pancasila oleh pembina upacara diikuti seluruh peserta upacara dan pembacaaan Pembukaan UUD 1945 dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebanyak 15 orang dan pemberian penali kasih kepada guru yang memasuki masa Purnabakti sebanyak 18 orang.

Wakil Bupati  Asahan Taufik Zainal Abidin, Siregar, S. Sos., MSi, membacakan sambutan  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek RI), Nadiem Anwar Makarim.

“Jadi hari ini adalah harinya semua Ibu dan Bapak Guru di Indonesia untuk merayakan bersama seluruh pendidik di berbagai belahan dunia” ungkap Mendikbudristek dalam pidatonya yang dibacakan Wakil Bupati Asahan.

Dalam sambutannya, Makarim  menyampaikan bahwa setiap hari adalah hari guru, karena seperti Ibu dan Bapak Guru yang tidak pernah berhenti mengabdikan diri untuk mendidik anak anak negeri ini.

“Selama hampir dua tahun terakhir, Ibu Bapak Guru terus berjuang memberikan pendidikan di tengah vandemi covid 19. Oleh karena itu para guru ditantang untuk memanfaatkan teknologi membuat pembelajaran daring agar murid tetap bisa mengikuti pelajaran," ucap Wabup.

Berkat perjuangan kita bersama secara perlahan kita berhasil melewati masa yang penuh tantangan, saat ini kita mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat demi keselamatan semua warga sekolah tentunya peran Guru sangatlah menentukan dalam mensukseskan PTM terbatas ini” Ungkap Wakil Bupati saat membacakan Pidato Mendikbudristek.

Mengakhiri pidatonya, Wakil Bupati menyampaikan harapannya kepada para Guru agar dapat mendukung upaya percepatan vaksinasi bagi murid sehingga anak anak kita dapat segera kembali kesekolah  untuk belajar dengan aman, nyaman dan lebih optimal.(ZN)