Notification

×

Iklan

Iklan

Dispora Revitalisasi 7 Lapangan Lokal: Kawasan Utara Dikembangkan Cabor Sepaktakraw, Baseball dan Volli.....

21 Februari 2022
Foto: Kadispora Pulungan Harahap Saat Naik Kuda di Taman Cadika Pramuka Medan Johor/Pea

Medan,DP News

Pembenahan sarana olah raga bernuansa massal dan diminati warga setempat,Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan akan merevitalisasi 7 lapangan olah raga dengan total anggaran Rp40 miliar.Namun fokus akan diarahkan pengembangan cabang olahraga  massal di kawasan utara Lapangan Martubung seperti sepak takraw,baseball dan bola volli.

Ketujuh lapangan tersebut yakni, Lapangan Pertiwi di Medan Barat, Lapangan Helvetia di Medan Helvetia, Lapangan Martubung di Medan Labuhan, Lapangan Sejati,Medan Johor dan Lapangan Tuntungan di Medan Tuntungan. 

Program ini seiring dengan sudah diserahkannya pengelolaan lapangan olahraga kepada Dispora sejak Desember lalu.

Konsepnya di masing masing lapangan olahraga tersebut dikembangkan cabang olahraga yang benar diminati di kecamatan tersebut.

Pengembangan lapangan olahraga tersebut seiring dengan program Walikota Medan  

M Bobby Afif Nasution 

untuk memasyarakatkan olah raga sampai tingkat kecamatan 

Selain ketujuh lapangan tersebut, pengelolaan Stadion Teladan,Stadion Kebun Bunga dan Lapangan Cadika juga diserahkan kepada mereka. 

"Penyerahan ini mulai Desemberber 2021 lalu dan sekarang mulai dilakukan penataan," ungkap Pulungan. 

Dijelaskannya, saat ini penataan yang dilakukan masih tahap DED. Kajian DED sendiri dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan. Dari DED itu sendiri nantinya fungsi lapangan diatur secara spesifik.

"Rancangannya sudah dibuat. Rancangan itu juga nantinya jadi dasar DED. Anggarannya pun diperkirakan untuk 7 lapangan tersebut sekitar Rp40 miliar," katanya. 

Dia menambahkan, sedangkan untuk Stadion Teladan, rencananya akan ditambah kapasitas penonton dari 20 ribu menjadi 30 ribu sampai 35 ribu penonton. Semua penonton mendapatkan bangku. Selain itu, semua tribun dibuat tertutup. 

"Jadi, tidak seperti sekarang. Penonton hanya disediakan semen untuk duduk. Semua dapat bangku. Makanya, hitungan kapasitasnya jelas. Parkir juga di basement. Pak Wali tidak mau parkir ke stadion di luar. Jalan di depan stadion dibuat satu arah. Kajiannya sedang disusun," tambahnya. 

Sementara untuk Stadion Kebun Bunga, saat ini sedang dirubah DED nya karena DED awal dibuat satu kesatuan. Harusnya DED nya dibuat terpisah. Satu kesatuan dimaksud, termasuk Lapangan Hoki, Tenis Lapangan dan lainnya.

"Nanti Lapangan Hoki dibuat tersendiri dan rencananya jadi GOR mini dengan kapasitas 3.000 penonton. Di GOR itu juga ada lapangan basket, voli, dan lainnya," katanya. 

Untuk itu pihaknya berharap, dengan maksimalnya sarana olahraga ini, masyarakat semakin giat berolahraga dan terpenting Medan sebagai kota atlet segera terwujud.

Saat ditanya mengenai besaran anggaran revitalisasi kedua stadion tersebut, Pulungan mengatakan merupakan kajian pihak Dinas PKP2R.Itu sedang dikaji Dinas PKP2R,ujarnya,Senin(21/2. (Rd)

×
Berita Terbaru Update