Notification

×

Iklan

Iklan

Ribuan Warga Medan Labuhan Dievakuasi Pakai Sampan Karet

28 Februari 2022
Foto: Evakuasi Warga Korban Banjir di Medan Labuhan Dengan Perahu Karet BPBD,Selasa(28/2)/Kominfo
Medan,DP News

Ribuan warga korban banjir terpaksa mengungsi dan  dievakuasi dengan sampan karet.Sementara itu, data diperoleh,Senin(28/2) ribuan rumah di Medan Labuhan terendam banjir akibat luapan Sungai Deli yang tidak mampu menampung tingginya debit air ketika hujan deras turun. Kondisi ini mengakibatkan ribuan orang terpaksa harus dievakuasi mengungsi di tempat-tempat yang jauh dari luapan sungai.

Pendangkalan Sungai Deli penyebab utama dan sudah bertahun-tahun tidak pernah dilakukan pengorekan. 

Camat Medan Labuhan Indra Utama saat di konfirmasi melalui sambungan telpon mengatakan saat ini ada tiga kelurahan yang terendam banjir akibat luapan Sungai Deli diantaranya yakni Kelurahan Besar, Kelurahan Martubung dan Kelurahan Pekan Labuhan.

"Ada tiga Kelurahan yang terendam banjir, dari tiga Kelurahan itu ada 14 lingkungan dan 2.586 rumah, semuanya itu dilintasi Sungai Deli."kata Indra Utama.

Banjir yang semakin parah, Indra menyebutkan mulai tadi malam hingga pagi hari jajaran Kecamatan Medan Labuhan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan telah melakukan evakuasi terhadap warga serta mendirikan dapur umum.

Foto: Petugas BPBD Evakuasi Warga Korban Banjir di Medan Labuhan,Senin(28/2)/Kominfo
"Mulai dari tadi malam warga sudah kita evakuasi. Kita tempatkan di kantor lurah, sekolah dan rumah ibadah.Sementara Posko dapur umum dan semua kebutuhan warga telah kita siapkan.


Indra Utama mengatakan permasalahan utama terjadinya banjir di Medan Labuhan akibat luapan Sungai Deli yang mengalami pendangkalan apalagi di  Medan Labuhan tersebut tidak memiliki buangan air Sungai Deli satu-satunya buangan air di Medan Labuhan.

Buangan yang ada di Medan Labuhan hanya Sungai Deli dan tidak ada sungai-sungai kecil,ujar Indra.

Sementara itu, informasi dihimpun sampai siang gari jumlah yang mengungsi semakin banyak di tempat pengungsian.( Tumpal/rd)

×
Berita Terbaru Update