Notification

×

Iklan

Iklan

Pupuk Langka,Harga Di Atas HET: Petani Desa Lumban Binanga dan Hatulian Ngadu ke Anggota DPRD Sumut

10 Maret 2022
Foto: Reses Anggota DPRD Sumut Jubel Tambunan Menerima Keluhan Langkanya Pupuk Bersubsididi Toba,Kamis(10/3)/Tanda


Toba,DP News 

Petani di Desa Lumban Binanga dan Desa Hatulian Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba keluhkan kelangkaan pupuk subsidi.Keluh kesah petani diungkapkan kepada Anggota DPRD Sumut dari Partai Nasdem,Jubel Tambunan SE saat Reses II Sidang III 2021-2022,Kamis  (10/3).

Jubel Tambunan, Anggota DPRD dari Dapil 9 itu didampingi Kepala UPT PSDA Asahan Danau Toba Sumut Galumbang Sirat dan Kepala Seksi Dinas Pertanian Sumut OK Nababan. Mereka menampung aspirasi masyarakat.

Warga Desa Lumban Binanga , A Hutajulu dan Sinurat menyampaikan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi di Kabupaten Toba sangat langka dan ketika pupuk ada harganya pun  melambung di atas HET (harga eceran tertinggi).

“Kami petani saat ini sudah masuk musim tanam dan pasti membutuhkan pupuk, namun pupuk sangat langka dan susah didapatkan.

Untuk itu,Jubel Tambunan diharapkan bisa memperjuangkan nasib para petani.

Menanggapi hal itu, Jubel Tambunan mengatakan Pemkab Toba mengajukan RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok) ke Dinas Pertanian Sumut agar patron pupuk terpenuhi sesuai dengan yang dibutuhkan kelompok.

“Masalah ini memang merata di beberapa tempat yang kami kunjungi bahwa pupuk ini tidak langka tetapi nyatanya langka. Mungkin ini masalah teknis penyaluran nya,” ucapnya.

Jubel mengungkapkan, di Toba ada dua distributor yang dihunjuk pemerintah untuk membagikan pupuk bersubsidi.Kami akan cek ke Dinas Pertanian  Toba, sebab Pemkab Toba yang mengajukan RDKK ke provinsi. Kita berharap Pemerintah Kabupaten Toba nantinya dapat menjawab keluhan masyarakat atas kelangkaan pupuk bersubsidi ini,” katanya.

“Ketika kami cek di Dinas Pertanian Provinsi bahwa pupuk bersubsidi tersebut tersalurkan sesuai dengan RDKK yang diajukan dari kabupaten. Melalui dewan kita Dari Partai Nasdem yang ada di Kabupaten Toba agar memanggil dinas terkait untuk mencari permasalahan ini, sehingga masyarakat petani nantinya tidak kesusahan mendapatkan pupuk sesuai dengan RDKK yang diajukan,” ujarnya. (Tanda)

×
Berita Terbaru Update