Notification

×

Iklan

Iklan

Bangunan Penampungan Air Hujan di Nainggolan Retak-Retak: Proyek Ditjen SDA Kemen-PUPR....

28 Mei 2022
Foto:Bangunan Penampungan Air Hujan, Proyek Ditjen SDA BWSS Sumayeta II TA 2021di Kecamatan Nainggolan/Limbong
Samosir,DP News 

Kondisi bangunan tampungan air hujan yang merupakan proyek Kemen- PUPR Ditjen Sumber daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara II yang dikerjakan Tahun 2021 di Desa Pasaran I,Kecamatan Nainggolan,Samosir sudah mulai retak retak.

Dari pantauan di lokasi ,Jumat ,( 27/5) terlihat  lantai atas bangunan yang dicor  dan juga badan bangunan sudah retak.Informasi diperoleh,peruntukan bangunan tersebut sebagai tampungan air hujan pada daerah kekeringan yang disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah. 

Namun mengherankan keberadaan bangunan tersebut justru di daerah yang dialiri sumber Air PAM milik Bumdes di Desa Pasaran I.

Sejauh in juga,sampai sekarang belum ada penyerahan bangunan tersebut dari pihak BWSS Sumateta Wilayah II kepada pihak pemerintah desa atau Majelis Gereja HKBP Resort Sirait .

Selain penempatannya yang tidak tepat  proyek ini berada di Desa Pasaran I Kecamatan Nainggolan .Namun mengherankan justru di bangunan tersebut tertulis Desa Sirait sebab nama desa tersebut tidak ada di Kecamatan Nainggolan.

Foto: Bagian Atas Bangunan
Foto:Bangunan Penampungan Air Hujan, Proyek Ditjen SDA BWSS Sumayeta II TA 2021di Kecamatan Nainggolan/Limbong
Bangunan penampungan air hujan tersebut ada 2 unit di Kecamatan Nainggolan yskni satu unit di Desa Pasaran I dan 1 unit di Desa Nainggolan, persis di samping belakang Gereja HKBP Resort Nainggolan.Hal yang sama di pusat kota Simpang Empat Nainggolan juga tersedia sumber air PAM.

Sementara itu, dicoba konfirmasi,salah seorang Majelis Gereja HKBP Sirait tidak mengetahui soal ada tidaknya penyerahan bangunan tersebut.

Foto: Proyek Kemen-PUPR Ditjen SDA BWSS II di Kecamatan Nainggolan/Limbong
Namun pihak BWSS Sumatera Utara Wilayah II belum berhasil dikonfirmasi mengingat kantor perwakilan tidak ada di Kabupaten Samosir. 

Pengamatan di bagian bangunan tersebut tertulis Kemen-PUPR Ditjen Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II namun bridal dicantumkan besaran anggaran proyek tersebut.(ml/r)

×
Berita Terbaru Update